KTT HWPL ke-11 Satukan Pemimpin Dunia untuk Mewujudkan Perdamaian Global

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 22:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HWPL gelar KTT Perdamaian Dunia ke-11 di Cheongju, dihadiri 800 pemimpin global, paparkan pencapaian dan visi perdamaian

HWPL gelar KTT Perdamaian Dunia ke-11 di Cheongju, dihadiri 800 pemimpin global, paparkan pencapaian dan visi perdamaian

KoreaSelatanHeavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL), sebuah organisasi non-pemerintah internasional yang berbasis di Korea Selatan, kembali menyelenggarakan KTT Perdamaian Dunia HWPL ke-11 pada 18–19 September 2025 di Cheongju. Acara ini mengangkat tema “Bersatu untuk Perdamaian dan Menunaikan Tugas Kemanusiaan Bersama-sama” dan dijadwalkan berlangsung di 78 kota besar di seluruh dunia hingga Oktober mendatang.

Lebih dari 800 tokoh dunia dari berbagai bidang menghadiri acara secara langsung, termasuk mantan dan petahana kepala negara, perdana menteri, ketua parlemen, pejabat tinggi kehakiman, menteri kabinet, serta pemimpin di sektor pendidikan, keagamaan, media, dan pemuda. Kehadiran mereka secara sukarela menegaskan dukungan global yang terus menguat terhadap inisiatif perdamaian HWPL.

Sejak KTT pertama pada 2014, HWPL aktif mendorong penyelesaian konflik global melalui tiga pilar utama: hukum internasional, kerja sama antaragama, dan pendidikan perdamaian.

Dalam peringatan tahun ini, HWPL menampilkan sejumlah pencapaian penting selama setahun terakhir, khususnya pengembangan model kemitraan publik-swasta yang terbukti efektif membangun fondasi perdamaian berkelanjutan di berbagai negara.

Salah satu agenda utama KTT tahun ini adalah memperkuat dukungan terhadap Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang (DPCW), kerangka hukum yang digagas HWPL untuk menghentikan konflik bersenjata dan membangun perdamaian abadi. DPCW menekankan prinsip-prinsip seperti larangan penggunaan kekuatan, pencegahan konflik, serta jaminan hak untuk hidup damai.

Selama setahun terakhir, 17 lembaga internasional dan regional mengadopsi resolusi yang mendukung DPCW. Di antaranya Parlemen Amerika Latin dan Karibia (PARLATINO), lembaga legislatif di Paraguay, Republik Dominika, dan Sudan Selatan, serta pemerintah daerah di Filipina, Mongolia, negara bagian Georgia (AS), Madagaskar, Mali, dan India.

Ketua HWPL, Lee Man-hee, menekankan dalam pidatonya pentingnya peran bersama dalam menciptakan dunia bebas konflik:

“Konflik tidak akan pernah menjadi hal yang baik. Hanya perdamaian yang benar-benar baik. Jika kita gagal menciptakan dunia yang damai di zaman kita, kita meninggalkan beban konflik bagi generasi mendatang. Yang harus kita wariskan adalah dunia yang damai, bukan dunia penuh peperangan.”

Ucapan selamat juga datang dari mantan Presiden Kroasia, H.E. Ivo Josipović, yang menekankan urgensi pelarangan perang dan penguatan gerakan perdamaian global:

“Upaya kita melarang perang lebih penting sekarang daripada sebelumnya. Pencapaian tahun ini memberikan harapan bahwa umat manusia suatu hari akan mencapai perdamaian abadi.”

Di bidang keagamaan, peluncuran Komite Perdamaian Solidaritas Agama (SRPC) menjadi pencapaian yang disorot. Saat ini, HWPL mengoperasikan 292 Kantor WARP di 132 negara, yang menjadi ruang dialog lintas iman berbasis kitab suci.

Baca Juga:  Ke Mana Umat Manusia Harus Menuju?, Peringatan 10 Tahun Proklamasi DPCW

Sejak 2023, Akademi Perdamaian Agama Internasional telah diluncurkan sebagai program pembelajaran antaragama dan telah diakui resmi di sejumlah negara. Akademi ini mendorong keterlibatan warga dan tokoh agama untuk membangun budaya damai.

Di sektor pendidikan, Zambia dan Mongolia mengintegrasikan Pendidikan Perdamaian HWPL ke dalam sistem nasional mereka. Di Zambia, program ini diterapkan di sekolah-sekolah di Lusaka dan direncanakan diperluas ke seluruh negeri.

Ian Miyoba, Direktur Kebijakan Pendidikan Kementerian Pendidikan Zambia, menyatakan:

“Pendidikan perdamaian memperkuat suara rakyat dan membina budaya damai. Ini mencegah pelanggaran hak anak, pernikahan dini, dan penyalahgunaan narkoba. HWPL memberikan pendekatan unik dan relevan untuk Zambia.”

KTT ini juga menjadi panggung penting untuk menyuarakan reunifikasi damai Korea melalui konferensi bertema “Gerakan Bebas Antar-Korea Melalui Kemitraan Publik-Swasta”. Sejak Komite Persiapan untuk Penyatuan Damai di Semenanjung Korea (PCPUK) diluncurkan pada Maret 2025, HWPL terus mendorong pertukaran antar-Korea, pendidikan penyatuan, dan diplomasi internasional sebagai strategi utama.

HWPL melaporkan bahwa jumlah anggota globalnya kini melebihi 580.000 orang, meningkat 140.000 dalam setahun terakhir. Sekretaris Jenderal HWPL, Kang Tae-ho, menyatakan peningkatan ini menunjukkan aspirasi kolektif masyarakat dunia yang mendambakan perdamaian sejati di tengah ketidakpastian global.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan, HWPL akan terus menyelenggarakan forum-forum perdamaian di 78 kota besar hingga Oktober 2025. Lebih dari 15.000 pemimpin dari organisasi internasional, pemerintah, dan masyarakat sipil dijadwalkan berpartisipasi dalam diskusi strategis terkait perdamaian berkelanjutan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasional masing-masing

Berita Terkait

Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU
SMSI Gaungkan Peran Media Siber dalam Menjaga Marwah Pers Nasional
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:53 WITA

Dinas Kominfo SP Tanah Bumbu Targetkan Seluruh Desa Bebas Blankspot

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:47 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Workshop Peta Proses Bisnis 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:39 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Matangkan Persiapan Pemberangkatan Haji 2026, Prioritaskan Pelayanan Lansia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:33 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Konsumsi Pangan Lokal Lewat Sosialisasi Menu B2SA di Batulicin

Selasa, 28 April 2026 - 19:39 WITA

Bupati Tanah Bumbu Meluncurkan Gerakan Aksi Pilah Sampah dan Program Ramah Lingkungan saat Peringatan Hari Jadi ke-23

Selasa, 28 April 2026 - 19:30 WITA

Ribuan Wisatawan Padati Pantai Pagatan, Puncak Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e 2026 Dongkrak Ekonomi Warga Tanah Bumbu

Jumat, 24 April 2026 - 00:25 WITA

Tanah Bumbu Perkuat Tata Kelola Keuangan, Kolaborasi dengan BPK Jadi Kunci

Senin, 20 April 2026 - 14:22 WITA

Penampilan Lyric Band Jadi Sorotan di Mappanre Ri Tasi’e 2026

Berita Terbaru

Suasana Workshop Penyusunan Peta Proses Bisnis (Probis) Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu di Batulicin, Senin (27/04/2026).

Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Workshop Peta Proses Bisnis 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:47 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x