Inovasi Edukasi Kesehatan Berbasis “World Café”, Dosen dan Mahasiswa Keperawatan ULM Tingkatkan Peran Keluarga dalam Pencegahan Infeksi dan Manajemen Psikologis Keluarga

- Penulis

Senin, 29 Juni 2026 - 06:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tim dosen dan mahasiswa dari FKIK ULM menghadirkan inovasi edukasi berbasis metode World Café yang interaktif dan partisipatif

tim dosen dan mahasiswa dari FKIK ULM menghadirkan inovasi edukasi berbasis metode World Café yang interaktif dan partisipatif

Banjarbaru – Upaya peningkatan kesehatan pasien kini tidak hanya berfokus pada tindakan medis di rumah sakit, tetapi juga pada pemberdayaan keluarga. Melalui Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA), tim dosen dan mahasiswa dari Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (FKIK ULM) menghadirkan inovasi edukasi berbasis metode World Café yang interaktif dan partisipatif.

Program bertajuk “Edukasi Pencegahan Infeksi Berkelanjutan dan Psikologis Keluarga melalui World Café sebagai Optimalisasi Kesehatan Pasien dan Keluarga dengan Masalah Pernapasan”. Program ini terancang sebagai solusi komprehensif terhadap tingginya risiko infeksi saluran pernapasan, khususnya di wilayah dengan karakteristik lingkungan lembap seperti Kalimantan Selatan. Kegiatan ini terlaksana di RSD Idaman Kota Banjarbaru pada hari Selasa, 23 Juni 2026. Sasaran peserta pada kegiatan pengabdian ini adalah keluarga pasien yang sedang dirawat di RSD Idaman Banjarbaru.

Kegiatan ini mengintegrasikan berbagai aspek penting dalam perawatan pasien, mulai dari pencegahan infeksi, pencegahan luka tekan (dekubitus), hingga peningkatan kualitas tidur dan kesehatan psikologis caregiver atau keluarga pasien. Model edukasi yang digunakan mengadaptasi metode diskusi kolaboratif World Café, yang memungkinkan peserta saling bertukar pengalaman dan solusi secara aktif.

Dalam implementasinya, program ini mendapat dukungan oleh berbagai media edukasi inovatif, seperti buku panduan implementasi program, lembar balik edukatif (flipchart), serta lembar monitoring keluarga. Materi yang berisi praktik cuci tangan enam langkah, etika batuk, penggunaan masker, teknik reposisi pasien setiap dua jam, hingga manajemen kualitas tidur dan kondisi psikologis keluarga.

Baca Juga:  Ibu Hamil Wajib Tahu, FKIK ULM Bagikan Tips Menjaga Kesehatan Janin hingga Perawatan Bayi

Ketua tim pelaksana (Ners Firda) menyampaikan bahwa pendekatan ini terancang agar mudah dipahami dan diterapkan oleh masyarakat.

“Kami ingin keluarga tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga mitra aktif dalam proses penyembuhan pasien,” ujarnya.

Selain memberikan dampak langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi. Mahasiswa berperan aktif dalam pelaksanaan edukasi dan berkesempatan memperoleh rekognisi akademik atas kontribusinya dalam kegiatan pengabdian.

Program ini terlaksana secara bertahap, mulai dari persiapan, pengembangan model edukasi, pelaksanaan kegiatan di lapangan, hingga evaluasi. Durasi pelaksanaan minimal selama enam bulan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program.

Melalui inovasi ini, diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku keluarga dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), sehingga mampu menekan angka infeksi, mencegah komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga secara berkelanjutan. Program ini juga diharapkan dapat direplikasi di berbagai fasilitas kesehatan lainnya di Indonesia.

Berita Terkait

Semarak Merah Putih di PAUDIT Robbani Banjarbaru Warnai Kebersamaan dan Perkuat Silaturahmi Orang Tua, Guru, dan Anak
Gandeng Ibu-Ibu Kader Kelurahan Cempaka, Tim Dosen Manfaatkan Potensi Ikan Lokal Lewat Dana Kemdiktisaintek dalam Pencegahan Stunting
UNUKASE Bersama Ponpes Darul Ilmi, Dorong Santri Lanjut Kuliah dan Kuasai Profesi Strategis
UNUKASE Perkuat Sinergi dengan Pondok Pesantren Walisongo, Dorong Santri Lanjut ke Perguruan Tinggi
Ibu Hamil Wajib Tahu, FKIK ULM Bagikan Tips Menjaga Kesehatan Janin hingga Perawatan Bayi
Rektor UNUKASE Tegaskan Pentingnya Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan
Kuliah Pakar Transformasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Evidence Based Practice Digelar Oleh STIKES Intan Martapura
Warga Komplek Pelita 2 Kuranji Tolak Rencana Pembangunan Alkah Baru (Pemakaman Baru)
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:27 WITA

Prof KH Asep Saifuddin Halim Lantik Pengurus JKSN Kalimantan Selatan, Syahruddin Resmi Menjabat Ketua

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:08 WITA

Mutu Pendidikan Diakui Nasional, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Raih Akreditasi “Baik Sekali” dari LAMDIK

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:09 WITA

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Sukses Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:32 WITA

Pelantikan Dewan Direksi LPPOM Kalsel. Rektor UNUKASE Turut Hadiri Acara

Senin, 15 Juni 2026 - 22:56 WITA

Dosen Keperawatan ULM Latih Orang Tua Pasien Leukemia Anak Terapkan Bubble Therapy di RSUD Ulin, Apa Itu?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:02 WITA

Diskusi Pengembangan Kampus, Rektor UNUKASE Sambut Kehadiran Pimpinan LPTNU dalam

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:36 WITA

Peringati HUT ALRI ke-77, Rest Area UNUKASE Jadi Titik Persinggahan Pesepeda Onthel

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:35 WITA

Best Content Creator, Mahasiswi Akuntansi UNUKASE Raih Prestasi Nasional

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x