Universitas Lambung Mangkurat Bentuk Tim Youth Responder di SMP Negeri 2 Karang Intan

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) bertajuk di SMP Negeri 2 Karang Intan Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) bertajuk di SMP Negeri 2 Karang Intan Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Banjar – Tim dosen Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (FKIK ULM) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) bertajuk “Penguatan Kapasitas Remaja sebagai Youth Responder dalam Deteksi Dini Kesehatan Mental dan Penanganan Cedera Dasar di Wilayah Lahan Basah” di SMP Negeri 2 Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Tim dosen yang terdiri dari Tsuwaibatul Islamiyah, S.Kep., Ns., M.S. dan Mutia Rahmah, S.Kep., Ns., M.Kep. dari bidang Keperawatan Kesehatan Jiwa, serta Rizka Hayyu Nafi’ah, S.Kep., Ns., M.Kep. dari bidang Keperawatan Gawat Darurat. Melalui kolaborasi keilmuan kesehatan jiwa dan kegawatdaruratan, tim melaksanakan program penguatan kapasitas remaja melalui psikoedukasi kesehatan mental, pelatihan pertolongan pertama cedera dasar, simulasi kasus, dan pembentukan Tim Youth Responder yang terintegrasi dengan OSIS, PMR, dan UKS di sekolah.

SMP Negeri 2 Karang Intan terpilih sebagai mitra karena memiliki karakteristik geografis yang berada di wilayah perbukitan dengan risiko cedera akibat kecelakaan dan tantangan kesehatan mental remaja yang memerlukan perhatian khusus. Selain itu, hasil diskusi dengan pihak sekolah menunjukkan adanya berbagai kerentanan psikososial pada sebagian siswa yang memerlukan sistem deteksi dini dan dukungan yang lebih terstruktur. Ketua tim pengabdian, Tsuwaibatul Islamiyah, menjelaskan bahwa masa remaja merupakan periode penting yang membutuhkan perhatian tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga kesehatan mental dan keselamatan fisik.

“Remaja adalah kelompok yang sangat dekat dengan teman sebayanya. Karena itu, kami berupaya membangun kapasitas siswa agar mampu mengenali tanda-tanda awal masalah psikologis, memberikan dukungan awal kepada teman, dan mengetahui langkah pertolongan pertama pada cedera ringan secara aman sebelum mendapatkan bantuan profesional,” ujarnya.

Sebanyak sekitar 30 siswa yang berasal dari unsur OSIS, PMR, dan perwakilan kelas mengikuti pelatihan sebagai calon kader Youth Responder. Mereka akan latih untuk menjadi garda terdepan dalam mendukung teman sebaya yang mengalami kesulitan psikologis maupun membutuhkan bantuan awal saat terjadi cedera di lingkungan sekolah. Salah satu capaian penting kegiatan ini adalah pembentukan resmi Tim Youth Responder SMP Negeri 2 Karang Intan yang ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Pembentukan Tim Youth Responder dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Rujukan Internal Sekolah. Melalui SOP tersebut, setiap siswa yang mengalami masalah psikologis maupun cedera akan mendapatkan pendampingan dan rujukan yang lebih terarah sesuai tingkat kebutuhan.

Baca Juga:  Uniting the Spirit of Togetherness, Character, and Leadership: Pemilihan Duta Program Studi Sarjana Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura Tahun 2026 Berlangsung Meriah

Kepala SMP Negeri 2 Karang Intan, H. Ruspana Wardi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut.

“Program ini sangat bermanfaat bagi sekolah kami. Kehadiran Youth Responder memberikan wadah bagi siswa untuk saling peduli, membantu teman sebaya, dan meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan mental dan keselamatan. Kami mendukung penuh keberlanjutan program ini dan sangat mengapresiasi” ungkapnya.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim pengabdian bersama pihak sekolah juga membentuk grup WhatsApp koordinasi dan pendampingan Youth Responder yang melibatkan tim dosen, Guru BK, pembina PMR, dan perwakilan siswa. Grup tersebut akan menjadi media konsultasi, monitoring, dan tindak lanjut berbagai kegiatan kesehatan mental dan keselamatan di sekolah.

Salah seorang peserta pelatihan, Hiza, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru selama mengikuti kegiatan.

“Saya jadi lebih memahami bagaimana mengenali teman yang sedang mengalami masalah, cara mendengarkan dengan baik, dan langkah yang harus dilakukan jika ada teman yang terluka atau membutuhkan bantuan. Saya senang bisa menjadi bagian dari Youth Responder karena dapat membantu teman-teman di sekolah,” tuturnya.

Program ini sejalan dengan kebijakan Kampus Berdampak yang mendorong dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Lambung Mangkurat berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli terhadap kesehatan mental, lebih siap menghadapi situasi darurat sederhana, dan mampu membangun budaya saling mendukung di kalangan remaja. Dengan terbentuknya Tim Youth Responder SMP Negeri 2 Karang Intan, diharapkan sekolah memiliki sistem dukungan sebaya yang berkelanjutan sehingga kesehatan mental dan keselamatan siswa dapat terjaga secara lebih optimal.

Berita Terkait

Bentuk Kader Sebaya FKIK ULM Peduli Kesehatan Mental untuk Cegah Kenakalan Remaja di SMPN 1 Gambut
Peningkatan Kualitas Perawatan Lansia Melalui Program CBHAC oleh Tim Dosen Kompartemen Keperawatan Komunitas di Desa Sungai Asam
H. Jamaluddin Siap Menjadi Calon Pembakal
Uniting the Spirit of Togetherness, Character, and Leadership: Pemilihan Duta Program Studi Sarjana Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura Tahun 2026 Berlangsung Meriah
BEM UNUKASE USULKAN PENINGKATAN FASILITAS KESELAMATAN JALAN DI KAWASAN KAMPUS KEPADA BPTD KALIMANTAN SELATAN
Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadhan, Civitas Akademika UNUKASE Bersatu
Ners Muda ULM Dorong Kemandirian Kesehatan Warga Lewat Program SANGRAI di Sungai Asam
Mahasiswa Profesi Ners ULM Gelar Edukasi Gawat Darurat di Desa Sungai Asam
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:19 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Kirim Dua ASN ke Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:28 WITA

DWP Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Rolade Ikan untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:14 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar PKP Angkatan IV 2026, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Peran ASN sebagai Agen Perubahan

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:57 WITA

Andi Irmayani Pimpin Evaluasi Dekranasda, Fokus Tingkatkan Daya Saing UMKM Tanah Bumbu

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:28 WITA

Sekda Tanah Bumbu Serahkan Bak Sampah dan Bibit Pohon Buah untuk Dukung Gerakan Peduli Lingkungan

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:17 WITA

Pesan Khusus Bupati Andi Rudi Latif Saat Melantik Pimpinan Baru Dinas Perikanan Tanah Bumbu

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:15 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Launching Aplikasi Si-Tegar BerAKSI, Permudah Akses Lowongan Kerja

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:07 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Strategi Komunikasi Publik di Era Digital

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x