Martapura – Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit STIKES Intan Martapura bekerja sama dengan PT Rudi Bermartabat dan Primamed Nusa Persada menyelenggarakan Workshop Pelatihan Dasar Akreditasi Rumah Sakit pada 29–30 Juni 2026 di Aula Kampus 1 STIKES Intan Martapura.
Mahasiswa tingkat akhir Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit mengikuti program ini. Kareba program ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi lulusan dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang manajemen mutu dan akreditasi rumah sakit.

Ketua STIKES Intan Martapura, Hj. Zubaidah, SST., S.Kep., MPH membuka acara ini secara resmi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas mahasiswa menjadi salah satu komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan yang siap bersaing dan mampu berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
“Workshop ini merupakan salah satu bentuk komitmen STIKES Intan Martapura dalam memperkuat kompetensi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Kami berharap para peserta mampu memahami dasar-dasar akreditasi rumah sakit, budaya mutu, serta keselamatan pasien sehingga menjadi lulusan yang profesional dan siap mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sesuai dengan visi dan misi Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit,” ujar Hj. Zubaidah.
Workshop menghadirkan narasumber dari Primamed Nusa Persada yang memberikan materi mengenai standar akreditasi rumah sakit, indikator mutu, budaya keselamatan pasien, serta implementasi akreditasi dalam pelayanan kesehatan.
Mewakili Primamed Nusa Persada, Ari Dian Prayoga, S.Kep., Ners. menyampaikan bahwa materi pelatihan disusun mengacu pada standar akreditasi yang berlaku dan kebijakan Kementerian Kesehatan.
“Seluruh materi yang kami berikan mengacu pada standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan sehingga peserta memperoleh pemahaman yang sesuai dengan kebutuhan rumah sakit saat ini. Kami berharap pelatihan ini menjadi bekal awal bagi mahasiswa untuk memahami proses akreditasi sekaligus menumbuhkan budaya mutu dan keselamatan pasien sejak dini,” kata Ari Dian Prayoga.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi interaktif yang membahas implementasi standar akreditasi dalam berbagai unit pelayanan rumah sakit. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penguatan kapasitas lulusan yang selaras dengan visi dan misi Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang manajemen rumah sakit dan peningkatan mutu pelayanan.
Salah seorang peserta, Helfa Najla, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru setelah mengikuti pelatihan tersebut.
“Saya sangat senang mendapat kesempatan mengikuti Workshop Pelatihan Dasar Akreditasi Rumah Sakit yang diselenggarakan oleh Primamed Nusa Persada dan PT Rudi Bermartabat. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat, mudah dipahami, serta menambah wawasan saya mengenai standar akreditasi rumah sakit, indikator mutu, dan pentingnya keselamatan pasien. Ilmu ini menjadi bekal yang sangat berharga sebelum memasuki dunia kerja,” ungkap Helfa.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus terlaksanakan dengan materi yang lebih mendalam dan disertai praktik secara langsung.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan materi yang lebih mendalam sesuai bidang Administrasi Rumah Sakit, termasuk praktik langsung agar peserta semakin memahami penerapannya. Terima kasih kepada panitia, narasumber, serta seluruh pihak yang telah menyelenggarakan workshop ini dengan sangat baik. Semoga ilmu yang diberikan menjadi manfaat bagi kami semua,” tutupnya.
Melalui workshop ini, STIKES Intan Martapura berharap mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sistem akreditasi rumah sakit, mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip mutu dan keselamatan pasien, serta menjadi lulusan yang siap berkontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.















