WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar internasional membahas krisis HAM akibat kontaminasi nuklir dan perubahan iklim di Kepulauan Marshall serta seruan aksi global

Webinar internasional membahas krisis HAM akibat kontaminasi nuklir dan perubahan iklim di Kepulauan Marshall serta seruan aksi global

Kepulauan Marshall — Para perwakilan dari seluruh benua berpenghuni berkumpul dalam sebuah webinar internasional pada 28 Februari 2026 sebagai wujud solidaritas lintas benua. Mereka secara langsung membahas krisis hak asasi manusia yang semakin memburuk akibat kontaminasi nuklir yang diperparah oleh perubahan iklim di Kepulauan Marshall. Penyelenggara sengaja mengadakan forum ini menjelang Hari Peringatan Korban dan Penyintas Nuklir pada 1 Maret. Momentum tersebut merujuk pada peristiwa uji coba bom hidrogen “Castle Bravo” pada tahun 1954.

Para peserta menegaskan bahwa dampak nuklir di wilayah tersebut tidak lagi dapat dianggap sebagai masalah lokal. Mereka memandang krisis yang terjadi telah meluas dan memengaruhi kepentingan global. Para peserta juga menilai kondisi ini sebagai ancaman serius terhadap lingkungan dunia. Dalam diskusi, mereka menyoroti urgensi respons dari komunitas internasional. Mereka menekankan bahwa isu tersebut berkaitan langsung dengan keamanan global yang semakin mendesak

Amerika Serikat menjalankan 67 uji coba nuklir di Kepulauan Marshall selama periode 1946 hingga 1958. Kenaikan permukaan laut di Samudra Pasifik kini mengancam stabilitas lokasi-lokasi yang terkontaminasi. Ancaman tersebut secara langsung membahayakan struktur Runit Dome di Atol Enewetak. Kondisi ini dapat memicu pelepasan kembali puing-puing radioaktif ke ekosistem laut. masyarakat setempat harus menghadapi situasi kerentanan iklim yang terus meningkat.

Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL) menyelengarakan kegiatan ini. HPWL sebuah organisasi non-pemerintah internasional di bidang perdamaian. Selain itu, HPWL juga menjadi platform digital yang menghubungkan suara-suara dari Pasifik, Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika untuk menyerukan aksi internasional yang terkoordinasi.

“Dunia sedang menyaksikan ‘tragedi ganda’ yang terjadi secara nyata,” ujar Bapak Benetick Kabua Maddison, Direktur Eksekutif Marshallese Educational Initiative (MEI).

“Dengan terhubung bersama para mitra dari seluruh benua hari ini, kami menegaskan bahwa kontaminasi nuklir yang belum terselesaikan di Kepulauan Marshall, dikombinasikan dengan krisis iklim, merupakan persoalan keamanan global. Ini menyangkut hak kami atas masa depan yang aman, dan dunia tidak lagi dapat berpaling.” Ucapnya

Yang Terhormat Hiroshi Vitus Yamamura, Anggota Parlemen dan mantan Menteri Pekerjaan Umum, memuji ketangguhan masyarakat Marshall. Ia menyoroti kekuatan dan ketabahan mereka dalam menghadapi dampak sejarah uji coba nuklir. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama teknis dan hukum di tingkat global. Sehingga, ia mendorong kolaborasi internasional untuk memitigasi dampak kesehatan dan lingkungan jangka panjang akibat era uji coba nuklir.

Baca Juga:  Larangan Mudik Lebaran, Polda Bali Siapkan 7 Titik Penyekatan

Dari perspektif hukum, Yang Terhormat Hakim Thushara Rajasinghe dari Pengadilan Tinggi Fiji menegaskan bahwa negara tetap memikul tanggung jawab atas kerusakan lingkungan. Ia menolak anggapan bahwa waktu dapat menghapus kewajiban tersebut. Selain itu,  ia menyerukan pengembangan kerangka hukum yang konkret dan aplikatif. Sehingga, penerapan regulasi yang efektif untuk memastikan akuntabilitas serta melindungi secara preventif dari risiko nuklir yang dipicu perubahan iklim.

Duta Pakta Iklim Uni Eropa, Lalit Bhusal (Belanda) dan Andy Vermaut (Belgia), menunjukkan solidaritas internasional dalam forum tersebut. Mereka menyoroti peran penting masyarakat sipil dalam mengangkat krisis yang sering terabaikan ini. Mereka juga mendorong agar isu tersebut masuk ke dalam agenda keadilan iklim global.

Ia menutup dialog dengan menyerukan agar komunitas internasional melampaui retorika. Selain itu, ia mendesak para pemangku kepentingan untuk berkomitmen pada mekanisme teknis, hukum, dan pendanaan yang terkoordinasi. Oleh karena itu, ia menekankan langkah tersebut harus segera dilakukan untuk mengamankan lokasi-lokasi terkontaminasi dan mencegah konsekuensi lingkungan yang tidak dapat dipulihkan.

Tentang HPWL

HPWL berdiri pada tahun 2013. HWPL adalah organisasi perdamaian internasional yang berdedikasi untuk memajukan perdamaian berkelanjutan melalui dialog, kerangka hukum, dan kerja sama akar rumput. Melalui berbagai inisiatif yang menghubungkan isu hak asasi manusia, perlindungan lingkungan, dan pembangunan perdamaian, HWPL terus mendorong kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan global yang kompleks, termasuk dampak berkelanjutan dari warisan nuklir di wilayah-wilayah yang rentan.

Berita Terkait

Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU
SMSI Gaungkan Peran Media Siber dalam Menjaga Marwah Pers Nasional
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 04:48 WITA

Tanah Bumbu Dominasi Kejurprov Voli Indoor 2026 di Kotabaru

Sabtu, 5 September 2026 - 04:41 WITA

GOW Tanah Bumbu Tekankan Peran Ibu Cegah Anak dari Bahaya Narkoba

Sabtu, 5 September 2026 - 04:35 WITA

Andi Irmayani Rudi Latif: Keteladanan Rasulullah Penting dalam Pembentukan Karakter Anak

Kamis, 3 September 2026 - 14:07 WITA

Polisi Temukan 60 Video dan 2 Foto dalam Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Tanah Bumbu

Kamis, 3 September 2026 - 14:00 WITA

Miras Ilegal Dimusnahkan Polres Tanah Bumbu, Ribuan Botol Dilindas Alat Berat

Kamis, 3 September 2026 - 13:24 WITA

Tingkatkan Layanan, Bapenda Gandeng KPP Pratama dan Aspirasi Skill Center Gelar Bimtek SDM

Kamis, 3 September 2026 - 13:18 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Terima Sertipikat Aset BMD

Rabu, 2 September 2026 - 02:24 WITA

Gubernur Kalsel Apresiasi Bupati Tanah Bumbu atas Penerangan Jalan Bypass Batulicin-Banjarbaru

Berita Terbaru

Tim Voli Tanah Bumbu meraih dua gelar juara 1 kategori umum putra dan putri pada Kejurprov Voli Indoor 2026 di Kotabaru.

Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Dominasi Kejurprov Voli Indoor 2026 di Kotabaru

Sabtu, 5 Sep 2026 - 04:48 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x