Tanggapan Menko polhukam Soal Dugaan Keterlibatan Bisnis PCR

- Penulis

Selasa, 16 November 2021 - 06:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.netJakarta, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir dalam dugaan bisnis tes PCR, ditanggapi Menko Polhukam, Mahfud Md. Dimana, Mahfud menyebut pengadaan tes PCR itu muncul saat Indonesia sedang panik menangani kasus Corona. peda Selasa 15/11/2021.

“Menurut hukum keuangan, pemerintah bisa dianggap melanggar UU jika belanja APBN mengalami defisit anggaran lebih dari tiga persen dari PDB. Nah, waktu itu untuk menanggulangi COVID-19 diperkirakan akan terjadi defisit lebih dari tiga persen, sehingga untuk melakukan tindakan cepat, pemerintah membuat perppu,” kata Mahfud.

Foto : Menko Polhukam, Mahfud Md.

Saat itu, Presiden Jokowi mengajak semua elemen untuk turut serta menangani Corona. Saat itu pula dugaan kasus Luhut dan Erick yang juga diduga ikut mendirikan PT Genomik Solidaritas Indonesia (SGI) terungkap.

“Coba pada saat itu horor betul orang mati gak boleh dianter oleh keluarganya, nah Presiden ayo masyarakat cari rumah sakit bikin alat, para ahli bikin penelitian untuk vaksin. Nah disitulah kemudian yang pabrik PCR Pak Luhut, Erick, Ichsan dan aebagainya mendirikan itu, dalam konteks itu kita bisa menjelaskan itu, nah nanti dikritik aja saya ktakan tadi gak bela siapa, kritik aja hitung uangnya berapa, dari ratusan ribu pcr itu, ini hanya membagi bagian dua setengah persen. Jadi kalau ada dua setengah persen dari itu, cuma berapa belum lagi yang diberikan ke masyarakat secara cuma-cuma karena PT ini adalah yayasan. Yayasan itu kan tidak boleh bergerak di bidang bisnis mendirikan PT untuk membantu itu,”, ungkap Mahfud.

Baca Juga:  HWPL Rayakan 11 Tahun KTT Perdamaian Dunia, Fokus pada Institusionalisasi Perdamaian

Sebelumnya, Luhut dan Erick juga sempat dilaporkan ke KPK soal dugaan berbisnis tes PCR. Luhut menolak dirinya ikut mengambil keuntungan dari bisnis PCR.
Sumber : detik.com
(red)/Rzq.

Berita Terkait

Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:29 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Dorong Peningkatan SDM dan Tenaga Kerja Lokal Berdaya Saing

Minggu, 13 September 2026 - 13:25 WITA

Satgas Karhutla Tanah Bumbu Diperkuat, Bupati Minta Patroli dan Kesiapsiagaan Ditingkatkan

Minggu, 13 September 2026 - 13:21 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Istighosah Hadapi Kemarau dan Karhutla

Minggu, 13 September 2026 - 13:16 WITA

Bupati Tanah Bumbu Dorong BLUD Berinovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Minggu, 13 September 2026 - 13:11 WITA

Tanah Bumbu Tanam 1.000 Mangrove Peringati HUT ke-81 TNI

Minggu, 13 September 2026 - 13:05 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Akses Permodalan bagi Usaha Mikro

Rabu, 9 September 2026 - 00:13 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dukung Perjuangan Luna dan Reyhan di Lomba Pantomim Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 02:46 WITA

PKP Angkatan IV Resmi Ditutup, Bupati Tanah Bumbu Dorong Aparatur Berintegritas dan Responsif dalam Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Ratusan mahasiswa baru UNUKASE resmi memulai langkah pertama mereka sebagai mahasiswa melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru

Banjar

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:49 WITA

MUI Kalimantan Selatan, Bidang Kerukunan Umat Beragama menyelenggarakan diskusi bertema “Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas”

Banjarmasin

Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:09 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x