Perkuat Sinergi Pembentukan Migrant Center di Kalimantan Selatan Rektor UNUKASE Hadiri Audiensi Bersama Menteri P2MI

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menghadiri audiensi bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Rektor Universitas UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menghadiri audiensi bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Jakarta – Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE), Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menghadiri audiensi bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Adelina Sau, Kementerian P2MI, Jakarta, Rabu (10/06/2026).

Delapan perguruan tinggi di Kalimantan Selatan mengikuti audiensi tersebut. Acara terlaksana dalam rangka memperkuat kolaborasi pembentukan Migrant Center. Selain itu, guna membangun ekosistem pelindungan dan penempatan pekerja migran Indonesia yang profesional, aman, dan terlindungi.

Selain UNUKASE, perwakilan dari UIN Antasari Banjarmasin, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, UNISKA MAB, Universitas Sari Mulia, Universitas Achmad Yani Banjarmasin, Universitas Terbuka Banjarmasin, dan Universitas Borneo Lestari turut menghadiri acara ini.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri P2MI menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah. Dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi global dan siap bekerja di berbagai negara tujuan secara prosedural serta sesuai standar internasional.

Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menyambut baik inisiatif Kementerian P2MI yang melibatkan perguruan tinggi dalam pengembangan Migrant Center. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan komitmen UNUKASE dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik. Akan tetapi, juga memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

“UNUKASE mendukung penuh upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pekerja migran Indonesia. Melalui kolaborasi ini, perguruan tinggi dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi, pelatihan kompetensi, penguatan karakter, serta pendampingan kepada calon pekerja migran agar mampu bersaing secara profesional di pasar kerja global,” ujar Abrani.

Lebih lanjut, Abrani menegaskan bahwa pembentukan Migrant Center di lingkungan perguruan tinggi dapat menjadi sarana penting untuk memberikan informasi yang benar terkait peluang kerja luar negeri, pengembangan keterampilan, pelatihan bahasa asing, hingga aspek perlindungan hukum bagi calon pekerja migran.

Baca Juga:  LPTNU Jajaki Kerja Sama Strategis Akademik dan Keagamaan dengan Pusat Kajian Imam Bukhari Uzbekistan

Menurutnya, Kalimantan Selatan memiliki potensi sumber daya manusia yang besar . Oleh karena itu, perlu mendapat dukungan melalui program-program yang mampu membuka akses kerja yang lebih luas bagi generasi muda.

Melalui sinergi antara Kementerian P2MI dan perguruan tinggi, diharapkan lahir talenta-talenta muda Indonesia yang memiliki kompetensi menengah dan tinggi, mampu bersaing di pasar kerja internasional, serta menjadi pekerja migran yang profesional, aman, dan bermartabat.

Oleh karena itu, audiensi ini menjadi langkah awal penguatan kerja sama antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem pekerja migran Indonesia yang berkualitas, sekaligus memperluas kontribusi kampus dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Kepercayaan Publik terhadap Polri Tembus 82,4 Persen, Irwan Hidayat Nilai Reformasi Mulai Berbuah
Aksi Donor Darah HWPL dan IPYG di Jakarta dan Medan, 117 Kantong Darah Terkumpul
Agenda Strategis Forum Rektor PTNU dalam Penguatan Mutu dan Riset, UNUKASE Beri Dukungan
Perluas Jaringan Nasional, Ketua Umum APPMBGI Serahkan SK DPD II Kota Banjarbaru
ADAKSI Audiensi dengan Menkeu: Dorong Pembayaran Tukin Tertunggak dan Reformasi Keuangan PTN
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:40 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Upaya Cegah Stunting dan Tingkat Presentasi Belajar

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:30 WITA

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:19 WITA

Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Kebiijakan Publik Menimbang Manfaat Sosial, Efektifitas Implementasi dan Risiko terhadap Ketahanan Fiskal Negara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:30 WITA

Menakar Realitas Makan Bergizi Gratis di Bumi Agung: Antara Retorika Nasional dan Tantangan Lokal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:57 WITA

MBG, Good Governance, dan Prioritas Pembangunan SDM Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:32 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Menakar Kebijakan, Anggaran, dan Dampaknya bagi Masyarakat

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:49 WITA

Tapin: Antara Tambang, Sawah, dan Masa Depan Warganya

Selasa, 23 September 2025 - 11:12 WITA

KAPOLRI MENDAHULUI ATAU “MELAWAN” PRESIDEN?

Berita Terbaru

Opini

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:30 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x