Disperdagin Kota Banjarmasin Temukan Ratusan Produk Oleh-Oleh Tanpa Label Kedaluwarsa

- Penulis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 20:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disperdagin Kota Banjarmasin temukan ratusan produk oleh-oleh tanpa label kedaluwarsa, dorong pelaku IKM lengkapi informasi wajib. / Foto : Ilustrasi

Disperdagin Kota Banjarmasin temukan ratusan produk oleh-oleh tanpa label kedaluwarsa, dorong pelaku IKM lengkapi informasi wajib. / Foto : Ilustrasi

Banjarmasin – Disperdagin Kota Banjarmasin menemukan ratusan produk oleh-oleh yang tidak mencantumkan label tanggal kedaluwarsa setelah timnya menginventarisasi 13 toko oleh-oleh di Banjarmasin menyusul kasus pemilik Mama Khas Banjar.

Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengatakan 666 dari 895 produk mencantumkan tanggal kedaluwarsa, sisanya tidak.

“Dari 895 produk yang kami periksa, 666 produk mencantumkan tanggal kedaluwarsa, sedangkan 229 produk lainnya tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada label kemasan.” ujarnya.

Muftezar menegaskan, produk yang mereka temukan bukan berarti sudah kedaluwarsa, melainkan hanya tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa.

Produk kemasan IKM harus mencantumkan delapan indikator: merek, jenis, kedaluwarsa, produsen, izin edar, halal, berat, dan komposisi.

Muftezar menjelaskan bahwa wali kota atau bupati harus mengeluarkan sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) untuk industri makanan dan minuman skala rumahan.

“Industri makanan dan minuman skala rumahan harus memiliki sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) yang dikeluarkan oleh wali kota atau bupati.” ujarnya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) harus menerbitkan izin edar berupa nomor MD untuk industri besar.

“PIRT berlaku untuk makanan yang memiliki masa simpan lebih dari tujuh hari,” jelasnya.

Disperdagin berencana menggelar sosialisasi kemasan ringkas kepada pelaku IKM dan melakukan monitoring secara berkala untuk menindaklanjuti temuan ini.

Baca Juga:  UNUKASE Beri Santunan kepada Keluarga Mahasiswi yang Meninggal Dunia di Banjarmasin

Disperdagin akan mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan pelaku usaha mencantumkan delapan indikator tersebut pada setiap produk kemasan.

Muftezar berharap para pelaku IKM dapat berdagang dengan lebih bijak dan bertanggung jawab.

Dia menekankan pentingnya informasi tanggal kedaluwarsa bagi konsumen agar keamanan produk pangan terjaga. Selain itu, dia mengingatkan pemilik toko agar lebih selektif dalam menerima produk oleh-oleh.

“Masyarakat juga harus jeli dan memahami pentingnya keamanan produk yang dikonsumsi. Ini menjadi pengingat bagi pelaku IKM agar melengkapi indikator pada produk mereka sebelum dipasarkan,” tegas Muftezar.

Sumber : interaksi.co

Berita Terkait

UNUKASE Berhasil Lolos Hibah Mahasiswa Berdampak 2026
Dalam rangka memperingati 164 tahun wafatnya Pangeran Antasari, Dewan Budaya Banjar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Pangeran Antasari
Pemulangan Tengkorak kepala Demang Lehman dari Belanda, Dewan Budaya Banjar Mendukung
Bendahara Umum Dewan Budaya Banjar Menyampaikan Ucapan Dirgahayu HUT TNI ke-81
Dewan Budaya Banjar, Pasar Terapung Lok Baintan Harus Dilestarikan dan Difasilitasi
Dewan Budaya Banjar Mengucapkan Selamat Hari Batik Nasional 2026
Aksi Cepat Tanggap, TP PKK Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Banjarmasin
Lima Abad Banjarmasin, Dewan Adat Banjar Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Banjar
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Wakil Bupati Banjar Habib Said Idrus Al Habsyi Resmi Membuka Kegiatan Hari Santri 2026 se-Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:31 WITA

54 Pondok Pesantren se-Kalsel mengikuti Kegiatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar oleh PCNU Kabupaten Banjar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Sekda Banjar H. Yudi Andrea Jadi Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:39 WITA

Dosen UNU Kalsel Raih Juara Harapan III LKTI BRIDA Kalsel 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Profesi Ners ULM Gelar “DESA TANGGAP KARHUTLA”

Jumat, 25 September 2026 - 07:15 WITA

Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 00:06 WITA

Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar SALANG PEKA, Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Desa Sungai Alang Bebas NAPZA

Rabu, 23 September 2026 - 01:20 WITA

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Berita Terbaru

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Bedog, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (22/10/2026)./ Istimewa

Berita Nasional

Bocah 11 Tahun Meninggal Saat Bermain di Sungai Bedog Bantul

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:33 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x