ADAKSI Audiensi dengan Menkeu: Dorong Pembayaran Tukin Tertunggak dan Reformasi Keuangan PTN

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 21:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ADAKSI audiensi dengan Menkeu membahas pembayaran Tukin 2020–2024, reformasi keuangan PTN, dan peningkatan kesejahteraan dosen ASN.

ADAKSI audiensi dengan Menkeu membahas pembayaran Tukin 2020–2024, reformasi keuangan PTN, dan peningkatan kesejahteraan dosen ASN.

Jakarta – Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) menggelar audiensi resmi dengan Menteri Keuangan RI, Dr. Purbaya Yudhi Sadewa, di Gedung Cakti Kemenkeu pada Jumat (21/11).
Dalam pertemuan ini, ADAKSI membahas tiga isu utama yang selama ini memberatkan dosen ASN dan memperburuk tata kelola pendidikan tinggi nasional.

Perwakilan ADAKSI dari Kalimantan Selatan, Nova Abriano, S.E., M.M., dosen DPK Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE), hadir dalam audiensi tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus segera menuntaskan pembayaran tunjangan kinerja (Tukin) dosen.

“Kami berharap tunjangan kinerja segera dibayarkan sebagai bentuk penghargaan bagi profesi kami sebagai dosen,” ujar Nova.

Sebanyak sepuluh perwakilan ADAKSI menghadiri audiensi ini: Dr. Fatimah, M.Si.; Anggun Gunawan, S.Fil., M.A.; Ir. Eliyah A. M. Sampetoding, M.Kom; Prof. Dr. Nikolas Fajar Wuryaningrat, MSc; Nur Rahmansyah, S.Kom., M.Kom; Mitra Yadiannur, M.Pd; Dr. Rudyanti Dorotea Tobing, S.H., M.Hum; Dicky Perwira Ompusunggu, S.E., M.Si; dan Prihartini Ade Mayvita, S.E., M.M.

Tiga Isu Utama yang ADAKSI Sampaikan

1. Utang Tukin Dosen 2020–2024
ADAKSI menegaskan bahwa pemerintah belum membayarkan Tukin dosen selama lima tahun, padahal dasar hukumnya sudah jelas. Penundaan ini menciptakan “government liability” yang harus segera dituntaskan.

2. Problem Keuangan PTN BLU dan BH
ADAKSI menilai model klasterisasi PTN memicu ketimpangan remunerasi, beban mengajar berlebih hingga 60 SKS, serta penerimaan mahasiswa secara masif demi pendapatan institusi. Kondisi ini menurunkan kualitas pendidikan dan membebani dosen secara fisik maupun psikis.

Baca Juga:  UNUKASE dan BRIDA Kalsel Jalin Kemitraan Strategis Perkuat Riset dan Inovasi Daerah

3. Stagnansi Tunjangan Fungsional Selama 18 Tahun
ADAKSI menyoroti tunjangan fungsional dosen yang tidak pernah naik sejak 2007, meski profesi lain telah menerima penyesuaian.

Respons Menkeu Purbaya

Menkeu Dr. Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan menyeluruh terhadap seluruh isu tersebut. Ia menyatakan bahwa:

  • Kemenkeu siap membayar rapelan Tukin 2020–2024 setelah menerima permohonan resmi dari Kemendiktisaintek sebagai instansi pembina dosen.

  • Kemenkeu meminta data lengkap penghasilan dosen di seluruh PTN untuk menyusun reformasi remunerasi nasional.

  • Kemenkeu mendorong kajian ulang model Satker–BLU–BH karena menimbulkan distorsi dan ketidakadilan antar-PTN.

  • Menkeu menyoroti bahwa mandatory spending 20% pendidikan belum tersalurkan secara tepat.

  • Ia mengakui stagnansi tunjangan fungsional sebagai masalah serius yang harus dievaluasi dalam struktur kompensasi ASN.

  • Menkeu menegaskan bahwa negara wajib memastikan keterjangkauan pendidikan tinggi dan kesejahteraan dosen karena pendidikan tinggi adalah benteng terakhir daya saing bangsa.

ADAKSI mengapresiasi keterbukaan Menkeu dan menilai audiensi ini sebagai momentum penting untuk memperjuangkan hak dosen ASN, memperbaiki tata kelola keuangan PTN, serta memperkuat komitmen negara terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas dan adil.

ADAKSI berkomitmen mengawal tindak lanjut audiensi, termasuk mendorong Kemendiktisaintek segera mengajukan permohonan resmi pembayaran Tukin 2020–2024 dan memastikan reformasi kompensasi dosen ASN berjalan berdasarkan prinsip keadilan dan keberlanjutan.

Berita Terkait

Perluas Jaringan Nasional, Ketua Umum APPMBGI Serahkan SK DPD II Kota Banjarbaru
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:39 WITA

Bupati Tanah Bumbu Meluncurkan Gerakan Aksi Pilah Sampah dan Program Ramah Lingkungan saat Peringatan Hari Jadi ke-23

Selasa, 28 April 2026 - 19:30 WITA

Ribuan Wisatawan Padati Pantai Pagatan, Puncak Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e 2026 Dongkrak Ekonomi Warga Tanah Bumbu

Senin, 20 April 2026 - 14:22 WITA

Penampilan Lyric Band Jadi Sorotan di Mappanre Ri Tasi’e 2026

Senin, 20 April 2026 - 08:53 WITA

12 Tahun Penantian, Tanah Bumbu Akhirnya Kembali Raih Juara Umum PORDA PERPAMSI

Senin, 20 April 2026 - 08:38 WITA

Catat Tanggalnya! Band Skamen Rider Siap Guncang Mappanre Ri Tasi’e 2026 Tanah Bumbu

Selasa, 14 April 2026 - 05:31 WITA

Kepala Diskominfo Tanah Bumbu Bongkar Modus Penipuan Catering Fiktif

Selasa, 14 April 2026 - 05:22 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Siapkan Dokter Spesialis, Warga Tak Perlu Lagi Berobat Jauh

Senin, 13 April 2026 - 16:55 WITA

Pembuka Mappanre Ri Tasi’e, Karnaval Mallibu Kampong Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanah Bumbu

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x