Bye-bye Nomor Bodong! Registrasi eSIM Kini Wajib Gunakan Wajah & Sidik Jari

- Penulis

Minggu, 13 April 2025 - 10:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komdigi Meutya Hafid.

Menteri Komdigi Meutya Hafid.

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kominfo Digital) resmi menerbitkan kebijakan baru terkait pemanfaatan teknologi Embedded Subscriber Identity Module (eSIM) di Indonesia. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital terbaru yang mengatur proses pemutakhiran data pelanggan layanan seluler secara nasional.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pembaruan teknis, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menciptakan ruang digital yang aman dan terpercaya.

“Langkah ini bukan hanya soal teknis, tapi soal tanggung jawab bersama menjaga ruang digital Indonesia agar tetap aman, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak,” tegas Meutya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (11/4).

Berbeda dari sistem registrasi kartu SIM konvensional, eSIM akan menggunakan verifikasi biometrik, seperti pengenalan wajah (face recognition) atau sidik jari (fingerprint) yang langsung terhubung dengan database Ditjen Dukcapil.

Satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) kini hanya dapat terhubung maksimal ke tiga nomor seluler, mencegah penggunaan nomor palsu dan penyalahgunaan identitas.

“Dengan lebih dari 350 juta pelanggan seluler di Indonesia, kita perlu sistem yang efisien dan aman. eSIM memberi perlindungan maksimal dari kejahatan digital dan mendukung transparansi,” ujar Meutya.

Baca Juga:  Bayu Djokosoetono: Japnas Siap Berkolaborasi dengan NOC di Masa Mendatang

Kebijakan ini juga mendukung Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang TUNAS (Tata Kelola untuk Anak Aman dan Sehat Digital). Dengan sistem yang lebih akurat dan terkoneksi real-time, pemerintah berharap dapat menekan tindak kejahatan digital seperti hoaks, penipuan, hingga penyalahgunaan data pribadi.

eSIM juga membuka peluang besar untuk integrasi dengan perangkat wearable, machine-to-machine (M2M), serta ekosistem Internet of Things (IoT) di masa depan. Ini akan menciptakan industri telekomunikasi yang lebih efisien dan inovatif.

Menkomdigi menegaskan bahwa transisi menuju sistem eSIM akan dilakukan secara bertahap selama dua tahun, memberi waktu kepada operator seluler untuk beradaptasi dan memastikan perlindungan data pribadi pengguna tetap terjaga, sesuai UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

“Masyarakat berhak mendapatkan rasa aman saat berkomunikasi. Dengan data yang valid dan mutakhir, pelaku kejahatan digital tak bisa lagi bersembunyi di balik identitas palsu,” tutup Meutya.

Dengan langkah ini, Indonesia semakin siap menghadapi tantangan era digital dengan pondasi data yang kuat, sistem komunikasi yang transparan, dan ruang siber yang lebih terlindungi.

Berita Terkait

HWPL dan IPYG Latih Pemimpin Muda Perdamaian Melalui Dialog Lintas Agama
Bahas Sinergi Kejagung, ABPEDNAS dan SMSI, Untuk Program JAGA DESA Dan JAGA Dapur MBG
Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Dai Muda Banjarmasin, Muhammad Kamal Ihsan, Tembus Babak Lanjutan AKSI Indosiar 2026 Wakili Yogyakarta
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
HWPL bersama IPYG berkolaborasi dengan Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta Timur menggelar The 1st Indonesia Youth Empowerment Peace Class (YEPC): Why Youth Matters?

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:22 WITA

Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar LANDAS dan CEKATAN SEHAT, Dorong Masyarakat Desa Sungai Landas Atasi Hipertensi

Sabtu, 19 September 2026 - 18:05 WITA

LKMM 2026 STIKes Intan Martapura: 127 Mahasiswa Ditempa Jadi Pemimpin Muda yang SAKTI

Rabu, 9 September 2026 - 17:34 WITA

PKKMB STIKes Intan Martapura 2026: SATU Langkah Membentuk Mahasiswa yang Tangguh dan Unggul

Senin, 7 September 2026 - 15:50 WITA

UNUKASE Berduka atas Wafatnya H. Rudy Ariffin, Tokoh yang Berjasa bagi Berdirinya Jejak Pendidikan NU di Kalimantan Selatan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:10 WITA

PMI Kabupaten Banjar Distribusikan 2.500 Masker Gratis

Selasa, 1 September 2026 - 12:44 WITA

Yudisium STIKes Intan Martapura, 79 Mahasiswa Resmi Menuntaskan Pendidikan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:52 WITA

UAD Yogyakarta Kunjungi UNUKASE Bahas Pengembangan Kefarmasian

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:10 WITA

UNUKASE Peringati HUT ke-81 RI: Dari Semangat Kemerdekaan hingga Doa untuk Keluarga Besar Kampus

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x