Benarkah Megawati Telepon Prabowo Terkait Kasus Hasto? Ini Jawaban Gerindra

- Penulis

Selasa, 14 Januari 2025 - 14:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/1).

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/1).

Jakarta – Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menanggapi kabar yang menyebut Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, batal ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena adanya intervensi dari Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri melalui telepon kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Dasco dengan tegas membantah isu tersebut dan menegaskan bahwa kewenangan dalam penegakan hukum sepenuhnya berada di tangan KPK.

“Ada beberapa pihak yang menanyakan hal serupa, tetapi menurut saya bahwa kewenangan dalam penegakan hukum kan memang oleh KPK,” ujar Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/1).

Dasco memastikan bahwa semua proses yang terjadi di KPK sudah melalui prosedur yang berlaku.

Baca Juga:  Rapat Pleno Nasional SMSI Akan Rumuskan Sikap Resmi Terkait Gejolak Politik

“Sehingga apa yang mungkin ditanyakan atau yang terjadi ini, tentunya sudah melalui proses-proses yang terjadi di sana (KPK),” tambahnya.

Lebih lanjut, Dasco menekankan bahwa tidak ada hubungan antara kasus Hasto Kristiyanto di KPK dengan Prabowo Subianto.

“Belum ada, belum ada,” tegasnya, membantah adanya komunikasi antara Megawati dan Prabowo terkait kasus ini.

Hasto Kristiyanto sendiri sebelumnya telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan eks kader PDI-P, Harun Masiku. Dalam pemeriksaan tersebut, Hasto berada di KPK selama 3,5 jam.

Berita Terkait

Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:22 WITA

Mewujudkan Bumi Tuntung Pandang yang Berkarakter: MTQ ke-48 Tanah Laut Resmi Dibuka

Selasa, 15 September 2026 - 08:58 WITA

Korban KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Batakan Baru hingga Tabanio

Senin, 7 September 2026 - 16:56 WITA

Maulid Nabi di Guntung Besar, Wabup Tanah Laut Tekankan Silaturahmi dan Kebersamaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:30 WITA

Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:23 WITA

Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WITA

HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas

Berita Terbaru

Ratusan mahasiswa baru UNUKASE resmi memulai langkah pertama mereka sebagai mahasiswa melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru

Banjar

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:49 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x