Kam. Jun 20th, 2024

Antisipasi Pemudik dan Pengamanan Lebaran, Polda Sultra Dirikan 70 Pos Penjagaan

PELITANUSANTARA.NET- Sebanyak 70 pos penjagaan didirkan oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara bersama instansi atau pemangku kepentingan lainnya guna mencegah jika ada pemudik hingga pengaman jelang Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Kepala Bidang Humas Polda Sultra Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan ada beberapa instansi yang ikut berpartisipasi dalam pengamanan hari raya dan larangan mudik yang rencananya dilakukan selama 12 hari. “Kita akan mendirikan 70 pos baik pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu),” kata Ferry yang dikutif dari laman antara.

Ia menyampaikan pos tersebut akan didirikan di antaranya di pelabuhan, bandara, tempat wisata, keramaian, perbatasan dan lokasi lainnya untuk melakukan penjagaan sehingga tidak terjadi gangguan kamtibmas dan mencegah jika ada yang melakukan mudik lebaran.

“Kita akan melaksanakan Operasi Ketupat Anoa selama 12 hari (6-17 Mei 2021) dengan melibatkan 3.432 personel Polri, TNI 1.286 personel, instansi lain 2.146 (orang),” jelasnya.

Sebelumnya, dalam pengamanan jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara bersama Forkopimda telah menggelar Apel Gelar Pasukan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021.

Gubernur Sultra, Ali Mazi bertindak sebagai inspektur upacara dalam Apel Gelar Pasukan. Jajaran Forkopimda Sultra beserta personel gabungan TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan hingga Basarnas turut hadir.

Operasi Ketupat dengan melibatkan ribuan personel Polda Sultra dan jajaran bertujuan agar masyarakat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman serta terhindar dari bahaya penularan COVID-19 .(odh/tbn)

Baca Juga  Ditlantas PMJ Tunggu Petunjuk Teknis Pemerintah Terkait Larangan Mudik Lebaran

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *