Analisis Survei Terbaru Versi LSI Terkait Elektabilitas Calon Presiden dan Wakil Presiden

- Penulis

Selasa, 3 Oktober 2023 - 09:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Prabowo Subianto (kiri), Anies Baswedan (tengah), dan Ganjar Pranowo (kanan). (Edward Ricardo/CNBC Indonesia)

Foto: Ilustrasi Prabowo Subianto (kiri), Anies Baswedan (tengah), dan Ganjar Pranowo (kanan). (Edward Ricardo/CNBC Indonesia)

Jakarta – Menurut hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, elektabilitas calon presiden Anies Baswedan mengalami penurunan setelah ia mengumumkan pasangannya dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai calon wakil presiden.

Adjie Alfaraby, Direktur LSI, mengungkapkan bahwa elektabilitas Anies mengalami penurunan sebesar 5,2 persen. Awalnya, elektabilitas Anies berada pada angka 19,7 persen pada bulan Agustus, namun turun menjadi 14,5 persen pada bulan September.

“Setelah memilih Cak Imin sebagai calon wakil presiden, elektabilitas Anies malah turun dari 19,7 persen pada bulan Agustus menjadi 14,5 persen pada bulan September,” ungkap Adjie dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal Youtube resmi LSI Denny JA pada Senin, 2 Oktober 2023, seperti yang dilaporkan oleh CNN Indonesia.

Adjie menyebutkan bahwa terdapat dua faktor yang menyebabkan penurunan elektabilitas Anies setelah berpasangan dengan Cak Imin.

Dua faktor tersebut adalah kritik tajam yang diberikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap Anies setelah ia memilih Cak Imin sebagai pasangannya, dan juga elektabilitas Cak Imin yang cenderung rendah dibandingkan dengan AHY.

“Kritik-kritik keras ini kemudian tersebar luas dan mengganggu elektabilitas Pak Anies,” jelas Adjie.

“Ikuti itu, secara personal, Cak Imin kurang populer dibanding AHY sebagai calon wakil presiden,” tambahnya.

Penurunan elektabilitas Anies ini berbeda dengan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, yang justru mengalami peningkatan elektabilitas pada bulan September.

Baca Juga:  Strategi Khas Caleg PKB H. Risdianto Haleng di Dapil Kalsel 2

Prabowo mengalami peningkatan elektabilitas sebesar 3,6 persen, naik dari 36,2 persen di bulan Agustus menjadi 39,8 persen di bulan September.

Sementara itu, elektabilitas Ganjar meningkat sebesar 2,1 persen, naik dari 35,8 persen di bulan Agustus menjadi 37,9 persen di bulan September.

Baca Juga  Ketua Umum PWI Hendry Ch Bangun Temui Menko Marves, Bahas Masa Depan Pendidikan Wartawan

Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan menggunakan metode multi-stage random sampling dan teknik pengumpulan data melalui wawancara tatap muka serta penggunaan kuesioner.

Baca Juga  Baru jadi Partai Peserta Pemilu, PKN Gugat Pencalonan Capres dan Cawapres di MK

Survei dilakukan pada tanggal 4 hingga 12 September, dengan margin of error sekitar 2,9 persen.

Sementara itu, hasil survei Indikator Politik Indonesia mengindikasikan bahwa banyak pemilih Anies Baswedan di Jawa Timur (Jatim) memiliki tingkat kepercayaan politik yang masih lemah.

“Di Jawa Timur, dari total suara sebanyak 14 persen yang diperoleh Anies Baswedan, sekitar 41,8 persen di antaranya mengaku sangat atau cukup mungkin untuk mengubah pilihannya. Pendukung Anies termasuk dalam kategori pemilih dengan tingkat kepercayaan politik yang masih rendah,” kata Burhanuddin Muhtadi, Peneliti Utama Indikator, dalam sebuah acara daring pada Minggu, 1 Oktober 2023.

Burhanuddin Muhtadi menjelaskan bahwa responden yang menyatakan kemungkinan kecil untuk mengubah pilihan mereka dalam survei disebut sebagai pemilih kuat atau strong voters.

Berita Terkait

Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:19 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Kirim Dua ASN ke Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:28 WITA

DWP Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Rolade Ikan untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:14 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar PKP Angkatan IV 2026, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Peran ASN sebagai Agen Perubahan

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:57 WITA

Andi Irmayani Pimpin Evaluasi Dekranasda, Fokus Tingkatkan Daya Saing UMKM Tanah Bumbu

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:28 WITA

Sekda Tanah Bumbu Serahkan Bak Sampah dan Bibit Pohon Buah untuk Dukung Gerakan Peduli Lingkungan

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:17 WITA

Pesan Khusus Bupati Andi Rudi Latif Saat Melantik Pimpinan Baru Dinas Perikanan Tanah Bumbu

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:15 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Launching Aplikasi Si-Tegar BerAKSI, Permudah Akses Lowongan Kerja

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:07 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Strategi Komunikasi Publik di Era Digital

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x