Terungkap! 351 Pelabuhan Tikus Jadi Sarang Penyelundupan di Indonesia

- Penulis

Kamis, 6 Februari 2025 - 03:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Menko Polkam Budi Gunawan dan sejumlah pejabat negara dalam acara ekspos penindakan barang-barang selundupan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Menko Polkam Budi Gunawan dan sejumlah pejabat negara dalam acara ekspos penindakan barang-barang selundupan.

Jakarta – Penyelundupan barang ilegal di Indonesia masih marak terjadi, dengan 351 pelabuhan tikus yang diidentifikasi sebagai jalur masuk utama.

Hal ini diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers ekspos hasil penindakan impor dan ekspor di wilayah Jawa Timur 2024-2025, yang disiarkan melalui YouTube Kemenko Polkam RI, Rabu (5/2).

“Tadi telah disampaikan oleh Pak Menko (Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan) ada 351 pelabuhan tikus yang sudah teridentifikasi sebagai landing spot dari berbagai kemungkinan penyelundupan,” ujar Sri Mulyani.

Menurutnya, para pelaku penyelundupan menggunakan berbagai modus operandi, seperti berpura-pura melakukan pemindahan barang antarkapal atau mengekspor barang yang kemudian dikembalikan lagi ke dalam negeri. Mereka juga menggunakan kapal berkecepatan tinggi, di atas 70 knot, untuk menghindari penindakan aparat.

Dari data yang dipaparkan, wilayah penindakan kepabeanan dan cukai terdiri dari pelabuhan (49%), bandar udara (15%), pesisir (10%), serta tempat lain seperti jalan raya dan kawasan berikat (16%). Barang selundupan yang paling banyak diamankan dalam 100 hari kerja Kabinet Merah Putih meliputi rokok, minuman keras, tekstil dan produk tekstil, elektronik, serta kosmetik untuk kategori impor. Sementara itu, untuk kategori ekspor, barang yang paling sering diselundupkan adalah baby lobster, pasir timah, dan rotan.

Baca Juga:  Program Unggulan Tahfidz SD Muka Mengantarkan Dua Siswa SD Muka Borong Piala Festival Tahfidzul Qur'an Tingkat SD/MI

Meski berbagai modus penyelundupan terus berkembang, pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Ditjen Bea Cukai telah menerapkan empat strategi utama untuk memperketat pengawasan. Strategi tersebut meliputi penguatan pelayanan dan pengawasan, peningkatan operasi, sinergi dengan aparat penegak hukum (APH), serta penguatan sistem pemindai kontainer di pelabuhan utama, seperti Tanjung Priok. Penggunaan pemindai ini telah meningkatkan transparansi isi kontainer hingga 100% serta mempercepat proses customs clearance dari 0,55 jam menjadi 0,49 jam.

Ke depan, Bea Cukai berkomitmen memperkuat pengawasan perairan, meningkatkan penyidikan khusus dalam menangani perkara penyelundupan, serta memperkuat operasi kepabeanan dan cukai melalui sinergi lintas batas darat dan laut.

Sepanjang tahun 2024, Bea Cukai telah melakukan 37.264 penindakan dengan total barang bukti senilai Rp 9,6 triliun. Dari keseluruhan tindakan ini, negara berhasil menghindari potensi kerugian sebesar Rp 4,8 triliun. Pemerintah menegaskan akan terus memperketat pengawasan guna menekan angka penyelundupan dan melindungi perekonomian nasional.

Berita Terkait

Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Dai Muda Banjarmasin, Muhammad Kamal Ihsan, Tembus Babak Lanjutan AKSI Indosiar 2026 Wakili Yogyakarta
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
HWPL bersama IPYG berkolaborasi dengan Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta Timur menggelar The 1st Indonesia Youth Empowerment Peace Class (YEPC): Why Youth Matters?
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:48 WITA

Kades Tanah Laut Perdalam Kepemimpinan di IPDN, Fokus pada Tata Kelola Desa yang Akuntabel

Selasa, 14 April 2026 - 05:09 WITA

Bupati Tanah Laut Dorong Transformasi Kepemimpinan Desa Melalui Pelatihan di IPDN

Selasa, 14 April 2026 - 04:53 WITA

ASN Tanah Laut Diingatkan Tingkatkan Kinerja dan Disiplin, Apel Gabungan Jadi Momentum Evaluasi Nyata

Minggu, 12 April 2026 - 08:03 WITA

Antusiasme Warga Membludak, Nobar Film “Kuyang” di Pelaihari Jadi Ajang Hiburan Sekaligus Seruan Bangun Bioskop

Jumat, 10 April 2026 - 17:55 WITA

Tanah Laut Jadi Episentrum Gerakan Tanam Serempak 10.000 Hektar, Dorong Kedaulatan Pangan Nasional

Kamis, 9 April 2026 - 01:54 WITA

Pelantikan ASN Tanah Laut 2026, Bupati Rahmat Trianto Soroti Etos Kerja dan Integritas

Kamis, 9 April 2026 - 01:26 WITA

Pemkab Tanah Laut Dukung Penuh Pembangunan Ponpes Al Mubarok Putera di Sarang Halang

Senin, 6 April 2026 - 22:01 WITA

Dari PKK ke Pramuka, Hj. Dian Rahmat Dorong Tertib Administrasi KTA Nasional 2026

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x