Panen Raya Serentak di 11 Kecamatan, Bupati Tanah Laut Targetkan Produksi Padi Tembus 200 Ribu Ton

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanah Laut, H.Rahmat Trianto Saat Sambutan dalam acara kegiatan panen padi serentak di 11 kecamatan untuk memotivasi petani dalam memacu produktivitas sektor pertanian, yang berpusat di Desa Maluka Baulin, Kecamatan Kurau, Senin (13/07/2026).

Bupati Tanah Laut, H.Rahmat Trianto Saat Sambutan dalam acara kegiatan panen padi serentak di 11 kecamatan untuk memotivasi petani dalam memacu produktivitas sektor pertanian, yang berpusat di Desa Maluka Baulin, Kecamatan Kurau, Senin (13/07/2026).

Tanah Laut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut menggelar panen padi serentak di 11 kecamatan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Maluka Baulin, Kecamatan Kurau, Senin (13/07/2026), menjadi momentum memperkuat produktivitas sektor pertanian di Bumi Tuntung Pandang.

Panen raya tersebut merupakan inisiatif Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Tanah Laut yang melibatkan pemerintah daerah, kelompok tani, brigade pangan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menyampaikan apresiasi kepada para petani yang tetap mampu mempertahankan produktivitas meski menghadapi tantangan cuaca dan perubahan musim.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan panen serentak menunjukkan semangat petani dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Dari 11 kecamatan yang mengikuti kegiatan tersebut, sebanyak 10 kecamatan telah berhasil menerapkan Indeks Pertanaman (IP) 200, sementara Kecamatan Panyipatan masih menerapkan IP 100 karena memanfaatkan lahan cetak sawah baru milik masyarakat.

“Peningkatan dari IP 100 menjadi IP 200 tidak hanya berdampak pada produksi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” ujar Rahmat Trianto.

Bupati menjelaskan, produksi padi Kabupaten Tanah Laut saat ini telah mencapai sekitar 99 ribu ton. Angka tersebut diperkirakan terus meningkat seiring bertambahnya luas tanam yang naik dari sekitar 45 ribu hektare pada 2024 menjadi 50 ribu hektare pada 2025.

Dengan perluasan areal tanam tersebut, produksi padi diproyeksikan mampu melampaui 176 ribu ton dan terus mengalami peningkatan pada tahun-tahun berikutnya.

Baca Juga:  Bunda PAUD Tanah Laut Tekankan Penguatan Akhlak sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini

Selain perluasan lahan, Pemkab Tanah Laut juga terus mendorong modernisasi pertanian melalui optimalisasi pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang telah disalurkan kepada kelompok tani.

Rahmat mengungkapkan bahwa efektivitas penggunaan bantuan alsintan menjadi salah satu fokus pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan hasil panen.

“Ada pekerjaan rumah bagi saya, yakni 27.000 alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diberikan kepada Tala. Saya berharap tahun ini produksi dapat meningkat,” tegasnya.

Bahkan, Rahmat memasang target yang lebih tinggi agar produksi padi Tanah Laut mampu melampaui 200 ribu ton hingga akhir tahun.

“Harus di atas 200 ribu ton target dari Kepala Dinas. Semoga akhir tahun nanti kita dapat melebihi pencapaian tersebut,” harapnya.

Menurut Rahmat, panen serentak di 11 kecamatan tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pangan, tetapi juga menjaga stabilitas pasokan beras sehingga mampu menekan gejolak harga dan inflasi daerah.

Ia juga membuka ruang komunikasi dengan wilayah yang produktivitasnya masih belum optimal agar solusi dapat dirumuskan bersama sesuai kondisi masing-masing daerah.

“IP 200 dapat berjalan lancar jika kita bersama-sama bersinergi. Produksi pertanian akan terus meningkat jika kita terus bersinergi. Besar harapan enam bulan ke depan untuk kemakmuran warga Tala yang berprofesi sebagai petani,” pungkasnya.

Panen raya serentak tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, Kepala Distanhorbun, para camat, perwakilan kelompok tani, serta brigade pangan yang selama ini berperan mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Berita Terkait

Festival Layang-Layang Tanah Laut 2026 Resmi Dibuka, Sekaligus Galang Dana untuk Karhutla
Bupati Cup Tanah Laut 2026 Dimulai, Rahmat Trianto Dorong Pembinaan Atlet Muda Tanah Laut
96 Santri dan Mahasiswa Keagamaan Terima Beasiswa dari Pemkab Tanah Laut
Kapolres Tanah Bumbu Mengedukasi Pelajar Tentang Narkoba Sampai Perundungan
Kapolres Tanah Bumbu Mengatur Langsung Lalu Lintas di Depan Sekolah
Kapolres Tanah Bumbu Tinjau Warga Terdampak Kebakaran di Gang Andalas
GOW Tanah Laut Libatkan Perempuan Kelola Sampah Serta Jaga Kesehatan
Dinsos Tanah Laut Berkaloborasi Dengan SKPD Untuk Pasok Air Bersih
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Wakil Bupati Banjar Habib Said Idrus Al Habsyi Resmi Membuka Kegiatan Hari Santri 2026 se-Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:31 WITA

54 Pondok Pesantren se-Kalsel mengikuti Kegiatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar oleh PCNU Kabupaten Banjar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Sekda Banjar H. Yudi Andrea Jadi Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:39 WITA

Dosen UNU Kalsel Raih Juara Harapan III LKTI BRIDA Kalsel 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Profesi Ners ULM Gelar “DESA TANGGAP KARHUTLA”

Jumat, 25 September 2026 - 07:15 WITA

Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 00:06 WITA

Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar SALANG PEKA, Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Desa Sungai Alang Bebas NAPZA

Rabu, 23 September 2026 - 01:20 WITA

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Berita Terbaru

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Bedog, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (22/10/2026)./ Istimewa

Berita Nasional

Bocah 11 Tahun Meninggal Saat Bermain di Sungai Bedog Bantul

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:33 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x