Tanah Laut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut mulai mematangkan penyusunan Calendar of Event (CoE) 2026 sebagai strategi memperkuat sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pembahasan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, dalam Rapat Koordinasi Calendar of Event 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tanah Laut, Selasa (14/07/2026).
Penyusunan kalender kegiatan tahunan ini menjadi langkah strategis agar agenda pemerintah lebih terarah, efisien, serta mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Bumi Tuntung Pandang.
Dalam rapat tersebut, Rahmat Trianto menyoroti padatnya agenda pemerintahan pada Agustus 2026. Ia meminta seluruh perangkat daerah melakukan evaluasi terhadap sejumlah kegiatan agar pelaksanaannya lebih efektif dengan menggabungkan agenda yang memiliki tujuan serupa.
“Kita lihat mana yang bisa digabung dan mana yang benar-benar menjadi prioritas. Jangan sampai kita kelelahan dengan banyaknya kegiatan tetapi justru kehilangan fokus utama,” kata Rahmat.
Selain efisiensi program, Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan sektor UMKM. Ia menginstruksikan agar jadwal kegiatan pemerintah dapat diatur sedemikian rupa sehingga setiap bulan tersedia ruang promosi bagi pelaku usaha lokal melalui expo maupun kegiatan lainnya.
Menurutnya, keberadaan agenda rutin yang melibatkan UMKM akan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus memperluas pasar bagi produk-produk unggulan Tanah Laut.
“Kita ingin setiap bulan ada kegiatan yang melibatkan UMKM. Ini bukan hanya untuk meramaikan, tetapi juga untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Kita harus mendorong produk-produk lokal agar semakin dikenal,” ujarnya.
Rahmat juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menyusun setiap kegiatan secara matang sehingga potensi kendala teknis dapat diantisipasi sejak awal.
Ia menegaskan bahwa setiap agenda yang masuk dalam Calendar of Event 2026 harus memiliki manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial.
“Rencanakan dengan matang, jangan sampai ada hal-hal yang dikhawatirkan terjadi di kemudian hari. Pastikan setiap kegiatan yang kita laksanakan benar-benar bermanfaat,” tegasnya.















