Tanah Laut – Bupati Tanah Laut (Tala), H. Rahmat Trianto, secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan V di Gedung Sarantang Saruntung, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin (13/07/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanah Laut tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur, khususnya pejabat pengawas, agar mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, adaptif, dan berintegritas.
Pembukaan pelatihan turut dihadiri Sekretaris Daerah Tanah Laut, para kepala perangkat daerah, camat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rahmat Trianto menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan tidak boleh dipandang sekadar sebagai syarat administratif untuk jenjang karier ASN. Menurutnya, pelatihan harus mampu menghasilkan perubahan nyata terhadap kompetensi, kinerja, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi pelengkap administrasi, tetapi benar-benar berdampak positif bagi pengembangan karier dan peningkatan kinerja Anda sekalian demi kemajuan Kabupaten Tala,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan para peserta agar tidak terlena berada di zona nyaman sebagai aparatur sipil negara. Ia menekankan bahwa setiap ASN harus siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Selain itu, Rahmat meminta seluruh aparatur menjaga profesionalisme dalam bekerja serta menghindari sikap yang dapat mencoreng citra institusi, termasuk menyampaikan keluhan terkait penugasan melalui media sosial.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan lima prinsip utama yang harus menjadi pedoman bagi setiap pejabat pengawas.
Pertama, memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara menyeluruh sehingga mampu menghadirkan inovasi dan menyelesaikan berbagai persoalan sesuai kewenangan.
Kedua, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tanpa membedakan latar belakang maupun gender, sehingga seluruh ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kinerja.
Ketiga, menjaga etika, adab, dan karakter dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun saat berinteraksi dengan sesama aparatur.
Keempat, menjadi teladan dalam kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta mampu memenuhi target kinerja yang telah ditetapkan.
Sementara poin kelima, Rahmat menekankan pentingnya kepekaan terhadap isu-isu strategis serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital dalam tata kelola pemerintahan.
Menurutnya, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, ASN dituntut lebih adaptif, kreatif, dan inovatif dengan mengoptimalkan berbagai layanan digital, termasuk penggunaan e-katalog, guna mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Melalui Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan V ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap lahir pejabat pengawas yang mampu menjadi motor penggerak reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung percepatan pembangunan daerah.















