Pelitanusantara.net – Nasional, sebagaimana dilansir suara.com. Pemerintah telah memperbaharui mengenai syarat penerbangan pada masa pemberlakuan PPKM periode 2-15 November 2021. Pada Kamis 04/11/2021.
Syarat penerbangan terbaru yang perlu diketahui oleh masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara pada masa PPKM 2-15 November 2021. Bagi pengguna transportasi udara yang sebelumnya, pemerintah hanya boleh menggunakan tes RT-PCR, kini diizinkan hanya menggunakan tes rapid antigen.
Sesuai dengan Inmendagri No 57 Tahun 2021, aturan baru tersebut diberlakukan untuk penerbangan pada wilayah yang berstatus PPKM Level 1- 3 Jawa-Bali.
Lantas, apa saja syarat penerbangan terbaru pada PPKM periode 2-15 November 2021? Untuk selengkapnya, simak
Berikut penjelasan mengenai persyaratan penerbangan terbaru keluar/masuk di wilayah PPKM Jawa-Bali :
• Menunjukkan surat vaksin COVID-19, surat hasil rapid tes antigen negatif (bagi yang sudah vaksin dua dosis) maksimal 1×24 jam.
• Menunjukkan hasil tes RT-PCR negatif (bagi yang baru vaksin sekali) maksimal 3×24 jam.
Sebelumnya, pemerintah menyampaikan agar pelaku perjalanan udara wajib menyertakan tes PCR negatif sebagai syarat penerbangan dan minimal sudah 1 kali vaksin, dengan peraturan Inmendagri 53/2021 pada tanggal 18 Oktober 2021. Sedangkan syarat penerbangan wilayah PPKM Jawa-Bali wajib melampirkan hasil negatif tes PCR (2 x 24 jam) meski sudah vaksin 2 kali.
Itu artinya, pada peraturan tersebut, pelaku perjalanan udara tidak bisa menggunakan hasil tes negatif antigen sebagai syarat penerbangan Jawa-Bali.
Namun, peraturan Inmendagri kembali diperbaharui pada tanggal 27 Oktober 2021. Pada Inmendagri 55/2021 ini, terjadi beberapa perubahan mengenai aturan penerbangan, yang mana kini masa berlaku hasil tes negatif PCR 3×24 jam.
Aturan diperbaharui pada tanggal 1 November 2021 melalui Inmendagri 57/2021, yang mana syarat melakukan perjalanan udara tidak lagi diwajibkan menggunakan tes negatif PCR, melainkan diperbolehkan menggunakan tes negatif antigen.
(rilis)/Rzq.

