Tanah Bumbu – Masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya modus penipuan baru yang mencatut nama Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) serta sejumlah instansi pemerintah daerah.
Aksi penipuan tersebut menyasar pelaku usaha, khususnya jasa katering, dengan modus pemesanan fiktif makanan dalam jumlah besar, seperti nasi kotak.
Kepala Diskominfo SP Tanah Bumbu, Al Husain Mardani, mengingatkan agar para pelaku usaha tidak mudah percaya terhadap pesanan yang mengatasnamakan instansi pemerintah tanpa kejelasan administrasi.
Ia menjelaskan, pelaku biasanya memesan dalam jumlah besar untuk menarik perhatian korban. Setelah itu, mereka meminta “kickback” berupa pengembalian uang atau mengarahkan pembayaran melalui tautan mencurigakan.
“Modus seperti ini jelas penipuan. Semua pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah memiliki prosedur resmi, bukan melalui pesan singkat tanpa dokumen yang sah,” tegasnya, Senin (13/04/2026) di Batulicin.
Menurutnya, setiap proses pengadaan selalu dilengkapi surat pesanan atau kontrak kerja yang jelas. Karena itu, pelaku usaha diminta untuk selalu melakukan konfirmasi langsung ke kantor dinas terkait sebelum memproses pesanan.
“Jangan mudah tergiur pesanan besar. Konfirmasi dan verifikasi langsung ke kantor dinas terkait sebelum memproses pesanan,” pesannya.
Pemerintah daerah berharap masyarakat lebih teliti dan tidak lengah, agar tidak menjadi korban penipuan yang dapat merugikan secara materiil.















