Batam – Pulau Bulan, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, mendadak menjadi sorotan setelah kandang penangkaran buaya milik PT Perkasa Jagat Kurnia (PJK) dilaporkan jebol, Senin (13/1) dini hari. Akibatnya, ratusan buaya diduga melarikan diri ke perairan sekitar.
Seorang warga Pulau Bulan, Dyan, menyampaikan kekhawatiran atas insiden tersebut.
“Kami warga pulau diimbau berhati-hati, karena kandang buaya milik PT PJK hancur,” ujarnya.
Peringatan serupa juga disampaikan oleh pekerja yang berada di pulau itu. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat buaya-buaya tersebut memasuki laut setelah air danau penangkaran meluap dan menghancurkan fasilitas kandang.
Pulau Bulan dikenal sebagai pusat penangkaran hewan, termasuk buaya dan babi, yang sebagian besar diekspor ke Singapura. Letaknya yang strategis, dekat dengan pelabuhan Sagulung, menjadikannya sentra penting bagi perdagangan hewan.
Hingga saat ini, pihak PT PJK maupun pengelola penangkaran belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Penangkaran ini diketahui dimiliki oleh Lim Sie Liong, pengusaha asal Singapura yang juga pemilik Salim Grup.
Masyarakat diimbau tetap waspada, mengingat keberadaan buaya-buaya tersebut dapat membahayakan aktivitas di perairan sekitar Batam.















