Ikatan Mahasiswa Kalimantan Tengah Jakarta Raya Meminta Kasus Edy Mulyadi di Tempuh Jalur Hukum dan Hukum Adat

- Penulis

Selasa, 25 Januari 2022 - 15:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Jakarta, 24/01/2022- Ikatan Mahasiswa Kalimantan Tengah sangat menyayangkan pernyataan dari Edy Mulyadi yang melukai hati masyarakat Kalimantan, begitupun yang di rasakan semua mahasiswa yang berasal dari kalimantan yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Jakarta.

Atas beredarnya video viral saat ini, pendapat dari saudara Edy Mulyadi seorang pegiat sosial sekaligus eks Calon Legistlatif Partai PKS, terkait pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur lewat sebuah konferensi pers yang menyatakan bahwa “Kalimantan Tempat Jin Buang Anak” dan beberapa kalimat yang terdengar sangat tidak pantas untuk diucapkan.

Hal ini tentunya menimbulkan reaksi dari berbagai pihak. sikap Edy Mulyadi seolah-olah tidak menghargai keberadaan orang Kalimantan, sebagai bagian dari NKRI. Pernyataan tersebut sangat kasar dan provokatif, seandainya tidak setuju dengan keputusan pemindahan Ibu Kota Negara silahkan menempuh jalur konstitusi, jangan justru mengeluarkan pernyataan yang menyakiti sesama anak bangsa.

Baca Juga:  Polri Dirikan 2 Posko Evakuasi KRI Nanggala 402

Meskipun Edy minta maaf dan klarifikasi itu tidak segampang dalam ucapannya untuk mengobati hati masyarakat kalimantan atas ucapan yang menghina kalimantan, maka atas dasar itu kami Ikatan Mahasiswa Kalimantan Tengah Jakarta Raya menegaskan :

1. Kami mengecam keras pernyataan yang menghina masyarakat Kalimantan.
2. Kami meminta Kapolri dan pihak berwajib untuk menindak tegas melalui proses hukum yang adil, transparan demi kedamaian dan keutuhan NKRI. Atas dasar berita bohong dan menimbulkan kebencian dan permusuhan individu dan/kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.
3. Mendesak Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) untuk menindak secara Hukum Adat.

Demikian sikap kami, agar dapat menjadi perhatian kita bersama untuk saling menghormati dan menghargai sesama anak bangsa.

Berita Terkait

Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU
SMSI Gaungkan Peran Media Siber dalam Menjaga Marwah Pers Nasional

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:39 WITA

Bupati Tanah Bumbu Meluncurkan Gerakan Aksi Pilah Sampah dan Program Ramah Lingkungan saat Peringatan Hari Jadi ke-23

Selasa, 28 April 2026 - 19:30 WITA

Ribuan Wisatawan Padati Pantai Pagatan, Puncak Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e 2026 Dongkrak Ekonomi Warga Tanah Bumbu

Senin, 20 April 2026 - 14:22 WITA

Penampilan Lyric Band Jadi Sorotan di Mappanre Ri Tasi’e 2026

Senin, 20 April 2026 - 08:53 WITA

12 Tahun Penantian, Tanah Bumbu Akhirnya Kembali Raih Juara Umum PORDA PERPAMSI

Senin, 20 April 2026 - 08:38 WITA

Catat Tanggalnya! Band Skamen Rider Siap Guncang Mappanre Ri Tasi’e 2026 Tanah Bumbu

Selasa, 14 April 2026 - 05:31 WITA

Kepala Diskominfo Tanah Bumbu Bongkar Modus Penipuan Catering Fiktif

Selasa, 14 April 2026 - 05:22 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Siapkan Dokter Spesialis, Warga Tak Perlu Lagi Berobat Jauh

Senin, 13 April 2026 - 16:55 WITA

Pembuka Mappanre Ri Tasi’e, Karnaval Mallibu Kampong Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanah Bumbu

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x