Di Era Ekosistem Ekonomi dan Keungan Nasional ini Cara BI Hadapi Kejahatan Siber

- Penulis

Sabtu, 10 April 2021 - 17:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANUSANTARA.NET – Bank Indonesia (BI) memiliki fokus untuk mengembangkan sistem keamanan kejahatan siber atau cybersecurity di sistem ekonomi dan keuangan nasional, Ini selaras dengan roadmap BI terkait pengembangan pasar keuangan Indonesia

Deputi Gubernur BI Doni Primanto Joewono mengatakan, pengembangan pasar keuangan akan menciptakan integrasi antar industri keuangan, yang kemudian membuat isu serangan siber menjadi lebih rentan terjadi, Kalau sedikit saya berikan gambaran kenapa kita sangat concern pada cybersecurity, kita ingin membuat ekosistem keuangan digital, jadi itu mulai dari sekor BI ada sektor keuangan publik maupn sektor ekonomi, katanya dalam diskusi virtual, Kamis (8/4/2021).

Doni menyebutkan, salah satu bentuk keperhatian bank sentral terhadap cybersecurity ialah dengan diterapkannya sistem BI Real Time Gross Settlement, Sistem ini memiliki fungsi meningkatkan kepastian penyelesaian akhir setiap transaksi pembayaran, yang berarti mengurangi risiko penyelesaian akhir.

Baca Juga:  Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU

Ke depannya, BI berencana membuat sebuah platform bernama Cyber Security Sharing Platform-Sistem Pembayaran (CSSP-SP) Platform ini nantinya akan berfungsi mengolah laporan dari suatu bank, Kita akan mendapat laporan dari bank, CSSP akan mengolahnya, kata Doni.

Hasil laporan tersebut akan diklasifikasikan berdasarkan aturan sharing protocol, yang terdiri dari, hanya untuk BI dan bank pengirim, dapat didistribusikan ke anggota CSSP, dapat didistribusikan ke organisasi atau bank, hingga tidak dibatasi informasinya.

Doni menyadari, saat ini berbagai lembaga keuangan telah menerapkan protokol cybersecurity yang mumpuni. Namun, masih diperlukan juga adanya standarisasi terkait penerapan protokol cybersecurity, Terpenting membutuhkan cybersecurity operation center, ucapnya.(andre)

Berita Terkait

Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 00:16 WITA

Dari War Memorial hingga Istana Gyeongbokgung, Pemuda Dunia Menemukan “Nilai Perdamaian” di Seoul

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:24 WITA

Gelar Pengabdian Masyarakat, Kolaborasi Internasional, Keperawatan ULM dan UTM

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA

HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WITA

Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja

Kamis, 23 April 2026 - 22:17 WITA

HWPL Menggelar Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian

Senin, 16 Maret 2026 - 20:04 WITA

Ke Mana Umat Manusia Harus Menuju?, Peringatan 10 Tahun Proklamasi DPCW

Senin, 9 Maret 2026 - 23:01 WITA

Di Tengah Krisis Global, Indonesia Online Media Forum 2026 Dorong Jurnalisme Berorientasi Kemanusiaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:07 WITA

Koalisi Masyarakat Sipil Korea Selatan Peringatkan Bahaya Stigmatisasi Agama oleh Negara

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x