Sikap Tegas! Indonesia Menentang Usulan Relokasi Paksa Palestina

- Penulis

Kamis, 6 Februari 2025 - 03:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Free Palestine

Free Palestine

Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk upaya paksa relokasi warga Palestina. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait pengambilalihan Jalur Gaza.

Juru Bicara Kemlu, Rolliansyah Soemirat, menegaskan bahwa Indonesia menentang keras segala upaya yang dapat mengubah komposisi demografis wilayah pendudukan Palestina secara paksa.

“Posisi Indonesia terkait perkembangan terakhir mengenai isu Gaza sangat jelas. Indonesia dengan tegas menolak segala upaya untuk secara paksa merelokasi warga Palestina atau mengubah komposisi demografis wilayah pendudukan Palestina,” ujar Rolliansyah dalam konferensi pers, Rabu (5/2).

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi penghambat besar bagi terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat sesuai dengan prinsip solusi dua negara (two-state solution), berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.

Baca Juga:  Mulai 6 Hingga 17 Mei , Polri Akan Laksanakan Operasi Ketupat 2021

Lebih lanjut, Indonesia kembali menyerukan kepada komunitas internasional untuk memastikan penghormatan terhadap hukum internasional, khususnya hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri serta hak mendasar mereka untuk kembali ke tanah air.

“Indonesia menegaskan bahwa satu-satunya jalan menuju perdamaian abadi di kawasan adalah dengan menyelesaikan akar penyebab konflik, yakni pendudukan ilegal dan berkepanjangan oleh Israel atas wilayah Palestina,” tegasnya.

Sikap tegas Indonesia ini mencerminkan komitmen dalam mendukung perjuangan Palestina serta menegakkan prinsip-prinsip keadilan dan hukum internasional di tengah ketegangan geopolitik yang terus meningkat.

Berita Terkait

Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:30 WITA

Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:23 WITA

Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WITA

HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:10 WITA

Khidmat, Wabup Zazuli Pimpin Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Tanah Laut

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Tanah Laut Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:27 WITA

DP3AP2KB Tanah Laut Gelar Jambore GenRe, Perkuat Peran PIK-R di Sekolah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:23 WITA

P3AP2KB Tanah Laut Libatkan Duta GenRe Cegah Pernikahan Dini dan Stunting

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x