Tanah Laut – Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanah Laut (Tala) ke-60, Bupati H. Rahmat Trianto melontarkan imbauan yang tak lazim namun sarat makna. Alih-alih memenuhi sudut-sudut kota dengan karangan bunga seremonial, ia mengajak masyarakat, instansi, hingga perusahaan untuk menghadiahkan bunga hidup atau tanaman sebagai bentuk ucapan selamat.
Seruan itu ia sampaikan usai memimpin Upacara Hari Ulang Tahun KORPRI ke-54, Senin (01/12/2025) di Pelaihari. Dengan nada tegas namun penuh ajakan, Bupati Rahmat menekankan bahwa momentum hari jadi ini bukan sekadar perayaan, melainkan kesempatan untuk bergerak bersama merawat bumi.
“Kami berterima kasih, karena besok adalah Hari Jadi Kabupaten Tanah Laut yang ke-60. Sebagai aparatur sipil negara, tentu kami turut memberikan ucapan selamat,” ujarnya membuka imbauan.
Bupati kemudian mengarahkan pesan khusus kepada masyarakat dan para pelaku usaha.
“Kami himbau kepada masyarakat maupun perusahaan yang ingin memberikan ucapan selamat kepada Kabupaten Tanah Laut, baiknya berupa bunga hidup atau tanaman,” tegasnya.
Menurutnya, pilihan itu bukan hanya simbol perayaan, tetapi langkah kecil yang bisa menjadi gerakan besar. Ia melihat kondisi lingkungan daerah yang semakin memerlukan perhatian—mulai dari ancaman abrasi hingga potensi longsor.
“Ini bagian dari upaya melestarikan lingkungan kita. Menanam pohon, dimulai dari sekarang,” jelasnya.
Bupati Rahmat berharap, gerakan sederhana ini dapat menjadi pemantik kesadaran kolektif. Minimal satu orang menanam satu pohon, ujarnya, sudah menjadi kontribusi nyata bagi masa depan Tala.
Momentum Hari Jadi ke-60 pun ia harapkan mampu menjadi titik awal kebangkitan gerakan penghijauan di seluruh wilayah Kabupaten Tanah Laut.












