Prabowo Luncurkan BPI Danantara, Begini Tanggapan H. Risdianto Haleng

- Penulis

Selasa, 25 Februari 2025 - 12:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Risdianto Haleng saat memberi tanggapan kepada media di kantornya, Jakarta

H. Risdianto Haleng saat memberi tanggapan kepada media di kantornya, Jakarta

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) pada Senin, (24/02/25) di Istana Kepresidenan Jakarta.

Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan Keputusan Presiden Nomor 30 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana BPI Danantara Indonesia.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menandatangani Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 yang merupakan Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola BPI Danantara. Dalam sambutannya di Istana Kepresidenan Jakarta, Prabowo menyatakan,

“Pada hari ini, hari Senin, tanggal 24 Februari 2025, saya Presiden Republik Indonesia menandatangani Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025.” ujarnya.

Acara peluncuran yang berlangsung pada pukul 10.50 WIB ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin. Turut hadir pula ketua umum partai Koalisi Indonesia Maju (KIM), pimpinan MPR, pimpinan DPR, pengusaha, perwakilan BUMN, organisasi masyarakat agama, hingga perwakilan akademisi.

BPI Danantara, yang sering disebut sebagai Danantara Indonesia, dirancang untuk mengelola lebih dari $900 miliar aset negara dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8%. Lembaga ini akan beroperasi secara independen dari Indonesia Investment Authority yang sudah ada sebelumnya, dan akan mengawasi perusahaan-perusahaan BUMN utama seperti Bank Mandiri dan Pertamina. Investasi awal sebesar $20 miliar akan diarahkan ke lebih dari 20 proyek di berbagai sektor, termasuk pengolahan logam, kecerdasan buatan, kilang minyak, energi terbarukan, dan produksi pangan.

Baca Juga:  Pelat Kendaraan Khusus Anggota DPR Disosialisasikan Kejajaran Polri

Presiden Prabowo menegaskan komitmennya terhadap transparansi dalam pengelolaan dana ini, dengan menyatakan bahwa Danantara dapat diaudit kapan saja oleh siapa pun karena dimiliki oleh rakyat.

Menanggapi peluncuran Danantara, H. Risdianto Haleng, Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) Kalimantan Selatan dan CEO PT. Pentral Indonesia, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini. Menurutnya, pembentukan BPI Danantara merupakan langkah strategis yang akan memperkuat perekonomian nasional dan membuka peluang investasi yang lebih luas, khususnya di daerah seperti Kalimantan Selatan.

“Pembentukan BPI Danantara adalah langkah strategis untuk memperkuat perekonomian nasional. Kami berharap ini dapat membuka peluang investasi yang lebih luas, terutama bagi pelaku usaha daerah seperti di Kalimantan Selatan. Dengan tata kelola yang transparan dan profesional, Danantara bisa menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Risdianto.

Dengan peluncuran BPI Danantara, pemerintah berharap dapat mengoptimalkan pengelolaan aset negara dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui investasi yang tepat sasaran di berbagai sektor strategis.

Berita Terkait

Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Haji Isam, Tegas di Bisnis Hangat Bersama Keluarga
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:09 WITA

Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas

Rabu, 9 September 2026 - 17:33 WITA

Warga RT 64 Teluk Dalam Terima Bantuan Air Bersih dan Tandon dari PT Air Minum Bandarmasih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:11 WITA

FKP Kalsel Dorong UMKM Naik Kelas, 50 Pemuda dan Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:27 WITA

Prof KH Asep Saifuddin Halim Lantik Pengurus JKSN Kalimantan Selatan, Syahruddin Resmi Menjabat Ketua

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:08 WITA

Mutu Pendidikan Diakui Nasional, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Raih Akreditasi “Baik Sekali” dari LAMDIK

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:09 WITA

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Sukses Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:32 WITA

Pelantikan Dewan Direksi LPPOM Kalsel. Rektor UNUKASE Turut Hadiri Acara

Senin, 15 Juni 2026 - 22:56 WITA

Dosen Keperawatan ULM Latih Orang Tua Pasien Leukemia Anak Terapkan Bubble Therapy di RSUD Ulin, Apa Itu?

Berita Terbaru

Ratusan mahasiswa baru UNUKASE resmi memulai langkah pertama mereka sebagai mahasiswa melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru

Banjar

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:49 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x