Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sumber daya manusia (SDM), literasi digital, dan pengembangan investasi daerah melalui kehadiran pada pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia Kalimantan Selatan (IKA UII Kalsel) periode 2026–2031 di Banjarmasin, Selasa (5/5/2026).
Kehadiran Pemkab Tanah Bumbu dalam agenda tersebut diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Tanah Bumbu, M. Yamani.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyampaikan bahwa partisipasi pemerintah daerah dalam kegiatan itu menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi antara alumni perguruan tinggi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Pemkab Tanah Bumbu mendukung penuh kepengurusan IKA UII Kalsel 2026–2031 yang berfokus pada penguatan SDM dan investasi, khususnya bagi generasi muda. Dukungan ini sejalan dengan visi pembangunan daerah untuk meningkatkan kualitas serta akses pendidikan dan pelatihan, demi terwujudnya SDM yang kompeten, berkarakter, dan berlandaskan iman serta takwa,” ujar Andi Rudi Latif.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin, menilai keberadaan Universitas Islam Indonesia sebagai salah satu perguruan tinggi tertua di Indonesia telah melahirkan banyak alumni berprestasi di berbagai bidang.
Menurutnya, keberadaan IKA UII menjadi modal sosial strategis yang mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan pengabdian kepada masyarakat dan pembangunan daerah.
“IKA UII diharapkan menjadi wadah untuk merawat persaudaraan alumni sekaligus berperan aktif dalam kemajuan Kalimantan Selatan,” ujar M. Syarifuddin saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel H. Muhidin.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, menekankan pentingnya peran alumni perguruan tinggi dalam menjaga keseimbangan antara kapasitas intelektual, spiritual, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Alumni diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berperan dalam pemberdayaan ekonomi, termasuk penguatan UMKM,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IKA UII Kalsel terlantik, Widya Aisyah Sahla Karsayuda, mengatakan kepengurusan periode 2026–2031 akan fokus pada edukasi digitalisasi dan investasi, khususnya bagi generasi muda.
Menurutnya, program kerja yang akan dijalankan nantinya mencakup kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Pelantikan pengurus IKA UII Kalsel juga dirangkai dengan seminar nasional bertema digitalisasi dan investasi cerdas yang menghadirkan narasumber dari sektor keuangan.
Kegiatan tersebut menyasar generasi muda atau Gen Z agar lebih memahami investasi yang aman dan legal, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya praktik penipuan berkedok investasi ilegal.















