Mahasiswa KKN STIKes Intan Martapura Edukasi Pemilahan Sampah di Desa Bunglai

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 01:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN STIKes Intan Martapura mengedukasi warga Desa Bunglai tentang pemilahan sampah dan pengelolaan limbah bernilai ekonomis

Mahasiswa KKN STIKes Intan Martapura mengedukasi warga Desa Bunglai tentang pemilahan sampah dan pengelolaan limbah bernilai ekonomis

Banjar — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit STIKes Intan Martapura menggelar kegiatan edukasi lingkungan mengenai pemilahan sampah rumah tangga serta pengelolaan limbah bernilai ekonomis. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Bunglai, Kamis (22/01/2026), pukul 10.00 WITA, dan diikuti oleh 17 orang warga.

Edukasi tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilah sampah sejak dari rumah sebagai langkah awal pengelolaan limbah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menjelaskan klasifikasi sampah organik dan anorganik serta dampak negatif yang dapat timbul apabila sampah tidak dikelola secara tepat.

Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama diisi dengan pengenalan sekaligus praktik pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) menggunakan alat inovatif bertajuk “BERLIAN BUNGLAI” (Bersih Limbah Jadi Keuntungan). Alat ini dikembangkan sebagai solusi sederhana untuk mengolah sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat.

Pada sesi praktik, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pembuatan POC, mulai dari penyiapan bahan, proses fermentasi, hingga teknik penggunaannya pada tanaman. Alat BERLIAN BUNGLAI dirancang dari bahan yang mudah diperoleh sehingga dapat diaplikasikan secara mandiri oleh masyarakat.

Sesi kedua difokuskan pada sosialisasi pembentukan Bank Sampah Bernilai Ekonomis sebagai bentuk pengelolaan sampah anorganik berbasis ekonomi sirkular. Warga diberikan pemahaman terkait sistem pengelolaan bank sampah, meliputi pemilahan, penimbangan, pencatatan, serta peluang nilai ekonomi dari sampah anorganik seperti botol plastik, kertas, dan kardus.

Baca Juga:  99 Mahasiswa UNUKASE Masuk Daftar Calon Penerima Beasiswa KIP Kuliah 2025

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi langsung. Antusiasme peserta terlihat saat mahasiswa memperlihatkan contoh POC yang telah jadi serta simulasi perhitungan potensi nilai ekonomi dari bank sampah.

Ketua PKK Desa Bunglai, Ibu Sarkiah, yang turut hadir sebagai peserta, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan wawasan baru yang bermanfaat. Menurutnya, materi yang disampaikan mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami sekarang memahami cara memilah sampah dan mengolah sampah organik menjadi pupuk cair yang berguna,” tuturnya.

Di sisi lain, perwakilan mahasiswa KKN sekaligus penanggung jawab kegiatan, Muhammad Alfiandy Hermawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kontribusi mahasiswa dalam mendorong pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.

“Kami berharap masyarakat dapat mulai mengelola sampah dari rumah tangga, baik melalui pemilahan, pembuatan pupuk organik cair, maupun pengelolaan bank sampah yang memiliki nilai ekonomis,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta pembagian suvenir kepada warga sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung kegiatan edukasi lingkungan tersebut.

Berita Terkait

Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadhan, Civitas Akademika UNUKASE Bersatu
Ners Muda ULM Dorong Kemandirian Kesehatan Warga Lewat Program SANGRAI di Sungai Asam
Mahasiswa Profesi Ners ULM Gelar Edukasi Gawat Darurat di Desa Sungai Asam
Dari Senam hingga Tahu Sawi, Ners ULM Kenalkan Pola Hidup Sehat di Sungai Asam
Ners Muda ULM Gaungkan Pentingnya Kesehatan Jiwa Lewat Program SEJUK JIWA
Lewat Yoga Prenatal, Ners Muda ULM Perkuat Kesehatan Ibu Hamil Sungai Asam
Mahasiswa Profesi Ners ULM Turun ke Desa, Edukasi KB Disambut Antusias Warga Sungai Asam
Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan XXV Jalin Kolaborasi dengan Penyuluh KB Karang Intan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:30 WITA

Alumni Berpeluang Meraih Beasiswa S2 di Uzbekistan, UNUKASE Terima Delegasi IBISRC

Sabtu, 18 April 2026 - 22:43 WITA

Reuni Akbar Universitas PGRI Kalimantan, Nostalgia Serta Kebersamaan

Jumat, 3 April 2026 - 11:22 WITA

Pengukuhan Guru Besar di UNISKA MAB Banjarmasin, Rektor UNUKASE Hadiri Acara

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:29 WITA

HIMATANSI Menggelar Bhakti Sosial dan Buka Puasa Bersama di Panti Asuhan Raudhatul Yatama

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:14 WITA

Resmi Dilantik, Khairun Noor Tekankan Jabatan sebagai Amanah di Kemenag Tanah Bumbu

Senin, 16 Maret 2026 - 19:34 WITA

Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel Laksanakan Kembali Rakerda 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:12 WITA

Keluarga Besar BKMT Kota Banjarmasin Mengadakan Buka bersama Untuk Pererat Silaturrahin Di Bulan Ramadhan.

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:10 WITA

Pelantikan Pengurus BEM UNUKASE Periode 2025/2026

Berita Terbaru

Heavenly Culture World Peace Restoration of Light (HWPL) menyelenggarakan Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian

Internasional

HWPL Menggelar Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:17 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x