Banjar – Upaya pengendalian hipertensi di tingkat desa terus diperkuat melalui sentuhan edukasi langsung ke masyarakat. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners Angkatan 25 Kelompok A dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Balai Desa Sungai Asam, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kamis (12/2/2026).
Mengangkat tema pencegahan dan pengendalian hipertensi pada usia dewasa, kegiatan ini dirancang tidak sekadar seremonial, tetapi menyentuh aspek promotif dan preventif secara komprehensif. Mahasiswa hadir dengan pendekatan edukatif yang aplikatif dan mudah diterapkan warga dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berada di bawah bimbingan Bernadetta Germia A., S.Kep., Ns., M.Kep selaku Dosen Pembimbing Akademik, serta Rida Husni, S.Kep., Ns., M.M sebagai Pembimbing Lahan dari Puskesmas Karang Intan 2.
Rangkaian dimulai dengan senam hipertensi yang diikuti antusias oleh masyarakat. Gerakan-gerakan ringan namun terukur tersebut bertujuan memperlancar sirkulasi darah, menjaga kebugaran, serta membantu mengontrol tekanan darah secara alami melalui aktivitas fisik rutin.
Tak berhenti di aktivitas fisik, mahasiswa juga melakukan pemeriksaan kesehatan berupa cek tekanan darah sebagai langkah deteksi dini. Dari hasil pemeriksaan itu, peserta kemudian mendapatkan edukasi tentang penyebab, faktor risiko, potensi komplikasi, hingga strategi pengelolaan hipertensi melalui pola makan sehat dan perubahan gaya hidup.
Sebagai bentuk implementasi edukasi gizi, Kelompok A memperagakan pembuatan tahu sawi, menu sederhana rendah garam yang dinilai ramah di kantong dan sesuai dengan kebiasaan konsumsi warga.
Demonstrasi ini menjadi bukti bahwa makanan sehat tidak harus mahal dan tetap bisa terasa lezat. Produk olahan tersebut bahkan dibagikan kepada peserta agar mereka dapat langsung merasakan dan mempraktikkannya di rumah.
Pendekatan non-farmakologis juga diperkenalkan melalui demonstrasi rendam kaki menggunakan rebusan serai. Terapi tradisional yang mudah diterapkan ini disosialisasikan sebagai metode relaksasi pembuluh darah untuk membantu menurunkan tekanan darah secara alami. Bahan yang sederhana serta proses yang praktis membuat metode ini dinilai relevan bagi masyarakat desa.
Kelompok A terdiri dari delapan mahasiswa, yakni :
- Aditya Restu Prayoga, S.Kep.,
- Assyifa Lutfia Puteri, S.Kep., ST
- Rahmah, S.Kep.,
- Siti Hizratul Raudah, S.Kep.,
- Nafa Puspita Rani, S.Kep.,
- Rasyidatul Ilma, S.Kep.,
- Diah Puspa Sawitri, S.Kep., dan
- Silvia Nur Mayasari, S.Kep.

Aditya Restu Prayoga, S.Kep., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengendalian hipertensi sejak dini.
“Kami berharap masyarakat Desa Sungai Asam lebih memahami pentingnya mengontrol tekanan darah melalui senam rutin, pola makan rendah garam, serta terapi sederhana seperti rendam kaki serai. Harapannya, masyarakat bisa lebih mandiri dalam menjaga kesehatannya,” ujarnya.
Respons masyarakat pun terbilang positif. Peserta terlihat aktif bertanya dan terlibat dalam setiap sesi. Dukungan pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat menjadi energi tambahan agar edukasi yang telah diberikan tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari, melainkan berlanjut menjadi kebiasaan sehat.
Melalui langkah kecil namun berdampak ini, Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 25 Kelompok A menegaskan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa dengan pendekatan yang sederhana, terukur, dan berkelanjutan.












