Dari Senam hingga Tahu Sawi, Ners ULM Kenalkan Pola Hidup Sehat di Sungai Asam

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 09:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Profesi Ners Angkatan 25 Kelompok A ULM memberikan edukasi pencegahan hipertensi kepada warga di Balai Desa Sungai Asam, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kamis (12/2/2026).

Mahasiswa Profesi Ners Angkatan 25 Kelompok A ULM memberikan edukasi pencegahan hipertensi kepada warga di Balai Desa Sungai Asam, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kamis (12/2/2026).

Banjar – Upaya pengendalian hipertensi di tingkat desa terus diperkuat melalui sentuhan edukasi langsung ke masyarakat. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners Angkatan 25 Kelompok A dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Balai Desa Sungai Asam, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kamis (12/2/2026).

Mengangkat tema pencegahan dan pengendalian hipertensi pada usia dewasa, kegiatan ini dirancang tidak sekadar seremonial, tetapi menyentuh aspek promotif dan preventif secara komprehensif. Mahasiswa hadir dengan pendekatan edukatif yang aplikatif dan mudah diterapkan warga dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berada di bawah bimbingan Bernadetta Germia A., S.Kep., Ns., M.Kep selaku Dosen Pembimbing Akademik, serta Rida Husni, S.Kep., Ns., M.M sebagai Pembimbing Lahan dari Puskesmas Karang Intan 2.

Rangkaian dimulai dengan senam hipertensi yang diikuti antusias oleh masyarakat. Gerakan-gerakan ringan namun terukur tersebut bertujuan memperlancar sirkulasi darah, menjaga kebugaran, serta membantu mengontrol tekanan darah secara alami melalui aktivitas fisik rutin.

Tak berhenti di aktivitas fisik, mahasiswa juga melakukan pemeriksaan kesehatan berupa cek tekanan darah sebagai langkah deteksi dini. Dari hasil pemeriksaan itu, peserta kemudian mendapatkan edukasi tentang penyebab, faktor risiko, potensi komplikasi, hingga strategi pengelolaan hipertensi melalui pola makan sehat dan perubahan gaya hidup.

Sebagai bentuk implementasi edukasi gizi, Kelompok A memperagakan pembuatan tahu sawi, menu sederhana rendah garam yang dinilai ramah di kantong dan sesuai dengan kebiasaan konsumsi warga.

Demonstrasi ini menjadi bukti bahwa makanan sehat tidak harus mahal dan tetap bisa terasa lezat. Produk olahan tersebut bahkan dibagikan kepada peserta agar mereka dapat langsung merasakan dan mempraktikkannya di rumah.

Baca Juga:  Bumil di Lasung Tanah Bumbu Di Vaksinasi

Pendekatan non-farmakologis juga diperkenalkan melalui demonstrasi rendam kaki menggunakan rebusan serai. Terapi tradisional yang mudah diterapkan ini disosialisasikan sebagai metode relaksasi pembuluh darah untuk membantu menurunkan tekanan darah secara alami. Bahan yang sederhana serta proses yang praktis membuat metode ini dinilai relevan bagi masyarakat desa.

Kelompok A terdiri dari delapan mahasiswa, yakni :

  • Aditya Restu Prayoga, S.Kep.,
  • Assyifa Lutfia Puteri, S.Kep., ST
  • Rahmah, S.Kep.,
  • Siti Hizratul Raudah, S.Kep.,
  • Nafa Puspita Rani, S.Kep.,
  • Rasyidatul Ilma, S.Kep.,
  • Diah Puspa Sawitri, S.Kep., dan
  • Silvia Nur Mayasari, S.Kep.

Aditya Restu Prayoga, S.Kep., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengendalian hipertensi sejak dini.

“Kami berharap masyarakat Desa Sungai Asam lebih memahami pentingnya mengontrol tekanan darah melalui senam rutin, pola makan rendah garam, serta terapi sederhana seperti rendam kaki serai. Harapannya, masyarakat bisa lebih mandiri dalam menjaga kesehatannya,” ujarnya.

Respons masyarakat pun terbilang positif. Peserta terlihat aktif bertanya dan terlibat dalam setiap sesi. Dukungan pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat menjadi energi tambahan agar edukasi yang telah diberikan tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari, melainkan berlanjut menjadi kebiasaan sehat.

Melalui langkah kecil namun berdampak ini, Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 25 Kelompok A menegaskan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa dengan pendekatan yang sederhana, terukur, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Ners Muda ULM Dorong Kemandirian Kesehatan Warga Lewat Program SANGRAI di Sungai Asam
Mahasiswa Profesi Ners ULM Gelar Edukasi Gawat Darurat di Desa Sungai Asam
Ners Muda ULM Gaungkan Pentingnya Kesehatan Jiwa Lewat Program SEJUK JIWA
Lewat Yoga Prenatal, Ners Muda ULM Perkuat Kesehatan Ibu Hamil Sungai Asam
Mahasiswa Profesi Ners ULM Turun ke Desa, Edukasi KB Disambut Antusias Warga Sungai Asam
Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan XXV Jalin Kolaborasi dengan Penyuluh KB Karang Intan
Mahasiswa KKN STIKes Intan Edukasi Kesehatan Gigi di SDN Bunglai
Mahasiswa KKN STIKes Intan Martapura Edukasi Pemilahan Sampah di Desa Bunglai

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:31 WITA

Bandara Bersujud Kantongi Sertifikat CASR 172, Bupati Andi Rudi Latif Pimpin Syukuran dan Resmikan Waroeng Aksi Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:42 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Resmikan Dapur Sehat dan Klinik di Lapas Batulicin Saat Safari Ramadan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:06 WITA

Safari Ramadan di Kusan Hilir, Bupati Andi Rudi Latif Serahkan Bansos dan Ajak Warga Jaga Lingkungan

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:52 WITA

Musrenbang RKPD 2027 Kusan Hulu dan Teluk Kepayang Digelar, Pemkab Tanah Bumbu Serap Usulan Prioritas Desa

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:44 WITA

Jelang Hari Jadi ke-23, Bupati Andi Rudi Latif Matangkan Persiapan Peringatan Tanah Bumbu

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:28 WITA

Hibah Masjid dan Santunan Warnai Safari Ramadan Pemkab Tanah Bumbu

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:10 WITA

Buka Puasa Bersama Warga Mantewe, Bupati Tanah Bumbu Salurkan Bantuan Sosial

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:35 WITA

Sertifikat Kabupaten Bersih 2025 Jadi Bukti Komitmen Lingkungan Tanah Bumbu

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x