Banjar — Mahasiswa KKN Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit STIKes Intan Martapura memfasilitasi tiga kegiatan penyuluhan kesehatan bagi masyarakat Desa Bunglai melalui kerja sama dengan Puskesmas Aranio. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup sehat.
Mahasiswa KKN menyelenggarakan penyuluhan mengenai bahaya merokok bagi perokok pasif sekaligus penerapan Kawasan Tanpa Rokok. Tim juga memfasilitasi penyuluhan tentang penggunaan antibiotik secara bijak kepada masyarakat.
Selain itu, mahasiswa KKN mendukung pelaksanaan edukasi pencegahan dan pengendalian hipertensi. Masyarakat Desa Bunglai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias.
Para peserta memberikan respons positif terhadap materi yang disampaikan pada 20 Januari 2026. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN mengoordinasikan kegiatan dan mendampingi jalannya penyuluhan.
Selain itu, tenaga kesehatan dari Puskesmas Aranio menyampaikan materi sesuai dengan kompetensi masing-masing. Melalui kegiatan ini, masyarakat memahami dampak paparan asap rokok, pentingnya penggunaan antibiotik sesuai resep, serta penerapan pola hidup sehat.

Kepala Puskesmas Aranio, Supian Ma’mun, S.KM, berharap kegiatan ini memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Melalui ketiga penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Desa Bunglai semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ketua Kelompok KKN Desa Bunglai, Muhammad Zaidan, menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
“Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Puskesmas Aranio dan partisipasi masyarakat Desa Bunglai. Kami berharap materi yang disampaikan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya merokok bagi perokok pasif, penggunaan antibiotik secara bijak, serta pencegahan hipertensi,” katanya.
Ia menambahkan bahwa masyarakat diharapkan menerapkan informasi yang diperoleh secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, masyarakat dapat mulai menerapkan pengetahuan tersebut di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar. Sinergi antara mahasiswa KKN Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit STIKes Intan Martapura dan Puskesmas Aranio mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan.
Kolaborasi tersebut juga mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat Desa Bunglai secara berkelanjutan.















