Israel dan Hamas Capai Kesepakatan Mengejutkan! Awal Perdamaian atau Hanya Sementara?

- Penulis

Kamis, 16 Januari 2025 - 07:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Perang Gaza.

Foto: Perang Gaza.

Jakarta – Mediator dari Qatar mengumumkan pada Rabu bahwa Israel dan Hamas telah mencapai kesepakatan untuk melaksanakan gencatan senjata di Gaza, yang akan dimulai pada Minggu mendatang. Kesepakatan ini juga mencakup pertukaran sandera dan tahanan setelah lebih dari 15 bulan konflik yang merenggut ribuan nyawa.

Menurut Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, perjanjian ini memberikan harapan besar bagi tercapainya perdamaian permanen antara kedua pihak yang bertikai.

“Kami berharap ini menjadi halaman terakhir dari perang yang telah berlangsung lama,” ujarnya. “Kami berharap semua pihak berkomitmen untuk melaksanakan ketentuan perjanjian ini.”

Pada tahap pertama gencatan senjata ini, sebanyak 33 sandera Israel yang ditahan Hamas sejak serangan 7 Oktober 2023 akan dibebaskan. Mereka termasuk perempuan sipil, rekrutan perempuan, anak-anak, serta warga lanjut usia dan mereka yang sakit atau terluka.

Baca Juga:  Kokain 8,2 Ton Berhasil Disita di Pelabuhan Buenaventura

Sebagai bagian dari kesepakatan, pasukan Israel akan mundur dari Gaza, meskipun tetap ditempatkan di perbatasan untuk memfasilitasi proses pertukaran tahanan, yang juga akan mencakup jenazah dan pemulangan pengungsi ke tempat tinggal mereka.

Perjanjian ini akan dipantau oleh mediator yang terdiri dari Qatar, AS, dan Mesir, dengan badan pemantau yang berbasis di Kairo. Sheikh Mohammed menekankan pentingnya menjaga ketenangan di Gaza menjelang dimulainya gencatan senjata, dengan harapan tidak ada serangan atau operasi militer yang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Rincian lebih lanjut mengenai tahap kedua dan ketiga dari perjanjian ini, termasuk jumlah tahanan Palestina yang akan dibebaskan, akan diumumkan setelah kesepakatan lebih lanjut tercapai dalam beberapa hari mendatang.

Berita Terkait

Gelar Pengabdian Masyarakat, Kolaborasi Internasional, Keperawatan ULM dan UTM
HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho
Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja
HWPL Menggelar Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian
Ke Mana Umat Manusia Harus Menuju?, Peringatan 10 Tahun Proklamasi DPCW
Di Tengah Krisis Global, Indonesia Online Media Forum 2026 Dorong Jurnalisme Berorientasi Kemanusiaan
Koalisi Masyarakat Sipil Korea Selatan Peringatkan Bahaya Stigmatisasi Agama oleh Negara
LPTNU Jajaki Kerja Sama Strategis Akademik dan Keagamaan dengan Pusat Kajian Imam Bukhari Uzbekistan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:13 WITA

Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas Penguatan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:02 WITA

Wakil Ketua DPRD: Pengungkapan Sabu 1,9 Kg Bukti Keseriusan Polres Tanah Bumbu

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:49 WITA

Percepat Transformasi Digital Keuangan Daerah, Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan SP2D Online Terintegrasi SIPD RI

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Ruang Bersama Indonesia, Dua Desa Disiapkan Jadi Percontohan

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:19 WITA

Tanah Bumbu Masuk 39 Daerah Nasional dalam Validasi IPKD Kemendagri

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:25 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Bakat dan Kreativitas Siswa SLB Tanah Bumbu

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:14 WITA

Bupati Tanah Bumbu Tekankan Produk Hukum Selaras Visi BerAKSI

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:05 WITA

Wamenko Pangan RI Apresiasi Pengembangan Peternakan Terintegrasi di KSPEAN Tanah Bumbu

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x