Suara Motor Bising, Dua Pria Nekat Tusuk Tetangga di Tambora

- Penulis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 06:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Tambora menggelar rilis kasus penusukan, Jumat (17/1).

Polsek Tambora menggelar rilis kasus penusukan, Jumat (17/1).

Jakarta – Kepolisian Sektor (Polsek) Tambora, Jakarta Barat, berhasil mengungkap kasus penusukan yang melibatkan dua pelaku, MAR (34) dan MAN (21), terhadap seorang pria berinisial RY (39) di Jalan Kerendang Tengah, Kelurahan Kerendang, Kecamatan Tambora. Insiden ini terjadi pada pukul 02.30 WIB saat korban sedang memanaskan motor di depan rumahnya.

Menurut Kapolsek Tambora, Kompol Donny Agung Harvida, peristiwa penusukan berawal dari protes MAR terhadap suara motor yang dianggap mengganggu. MAR yang merasa terganggu langsung meneriaki korban, meski RY mencoba menjelaskan bahwa tidak ada keluhan dari tetangga lain.

Konflik semakin memanas ketika MAR melemparkan botol ke arah korban, diikuti dengan serangan fisik. Tidak lama setelah itu, MAN, yang berada di lokasi, mengambil pisau dari warung minuman terdekat dan menusuk RY dua kali di bagian punggung.

Korban yang terluka parah segera dibawa oleh istrinya ke Puskesmas Tambora, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Tarakan untuk perawatan lebih lanjut. Polisi yang menerima laporan dari keluarga korban langsung bergerak cepat. Dalam waktu singkat, Unit Reskrim Polsek Tambora berhasil menangkap kedua pelaku. MAN sempat melarikan diri ke Banten, namun kembali ke Jakarta untuk meminta maaf kepada korban. Namun, rencana tersebut terhalang ketika ia berhasil ditangkap oleh petugas sebelum sempat menemui korban.

Baca Juga:  Polisi Bongkar Jaringan Narkoba di Jonggol, Sabu Senilai Rp7 Miliar Diamankan

Dalam pemeriksaan, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Barang bukti berupa pisau bergagang kayu, pakaian, dan tas korban telah disita sebagai bukti.

“Kedua pelaku kini ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kompol Donny, Jumat (17/1).

Polisi menduga, motif utama kekerasan ini adalah ketidaknyamanan MAR terhadap suara motor yang dianggap bising di malam hari.

“Tidak ada indikasi bahwa pelaku berada di bawah pengaruh alkohol saat kejadian. Ini murni karena emosi yang tidak terkendali,” tambahnya.

Kedua pelaku kini dijerat dengan pasal tindak kekerasan secara bersama-sama, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Kapolsek Tambora mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyelesaikan konflik kecil, seperti ketidaknyamanan terhadap suara, dengan cara yang lebih baik dan tanpa kekerasan.

Berita Terkait

HWPL dan IPYG Latih Pemimpin Muda Perdamaian Melalui Dialog Lintas Agama
Bahas Sinergi Kejagung, ABPEDNAS dan SMSI, Untuk Program JAGA DESA Dan JAGA Dapur MBG
Dai Muda Banjarmasin, Muhammad Kamal Ihsan, Tembus Babak Lanjutan AKSI Indosiar 2026 Wakili Yogyakarta
Polres Tanah Bumbu Rilis Dua Kasus Besar, dari Aksi Tarik Tas hingga Parang Berdarah
Tragis, Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat di Sukopuro
HWPL bersama IPYG berkolaborasi dengan Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta Timur menggelar The 1st Indonesia Youth Empowerment Peace Class (YEPC): Why Youth Matters?
Bangun Kultur Bersih Narkoba, Lapas Batulicin Gelar Tes Urine Pegawai dan Warga Binaan
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:40 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Upaya Cegah Stunting dan Tingkat Presentasi Belajar

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:30 WITA

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:19 WITA

Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Kebiijakan Publik Menimbang Manfaat Sosial, Efektifitas Implementasi dan Risiko terhadap Ketahanan Fiskal Negara

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:54 WITA

Transformasi Gizi Nasional: Menakar Progres, Tantangan, dan Dampak Strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tengah Dinamika Kebijakan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:57 WITA

MBG, Good Governance, dan Prioritas Pembangunan SDM Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:32 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Menakar Kebijakan, Anggaran, dan Dampaknya bagi Masyarakat

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:49 WITA

Tapin: Antara Tambang, Sawah, dan Masa Depan Warganya

Selasa, 23 September 2025 - 11:12 WITA

KAPOLRI MENDAHULUI ATAU “MELAWAN” PRESIDEN?

Berita Terbaru

Opini

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:30 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x