Ratusan Miliar Rupiah Disita KPK Terkait Korupsi Rita Widyasari, Mantan Bupati Kutai Kartanegara

- Penulis

Selasa, 14 Januari 2025 - 14:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto di Gedung Merah Putih.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto di Gedung Merah Putih.

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyitaan uang ratusan miliar yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi terkait gratifikasi dan suap perizinan produksi batu bara. Penyitaan ini melibatkan mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Pada 10 Januari 2025, KPK menyita uang senilai lebih dari Rp 350 miliar dari 36 rekening yang terdaftar atas nama Rita Widyasari dan pihak-pihak terkait.

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, mengungkapkan bahwa total uang yang disita dalam mata uang rupiah mencapai Rp 350.865.006.126. Selain itu, KPK juga menyita 6,2 juta Dollar Amerika Serikat (setara dengan Rp 102,2 miliar) dari 15 rekening lainnya dan 2 juta Dollar Singapura (sekitar Rp 23,7 miliar) dari satu rekening atas nama pihak terkait lainnya.

Tessa menambahkan bahwa penyitaan dilakukan karena diduga uang tersebut diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi.

Baca Juga:  Gus Yaqut Berharap Pelaksanaan Haji Tahun Ini bisa Terlaksana

“KPK akan terus berupaya mengembangkan perkara ini dan meminta pertanggungjawaban pidana terhadap pihak-pihak yang terlibat,” kata Tessa, dalam keterangan tertulis, Selasa (14/1).

Sebelumnya, KPK mengungkapkan bahwa Rita Widyasari menerima gratifikasi antara 3,3 hingga 5 Dollar AS untuk setiap metrik ton batu bara yang diproduksi oleh perusahaan tambang.

“Perusahaan tambang itu bisa menghasilkan jutaan metrik ton, jadi bisa dibayangkan besarnya jumlah uang yang diterima,” ujar Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu.

Penyidik KPK kini sedang menelusuri aliran uang hasil korupsi tersebut, termasuk dalam kasus dugaan pencucian uang yang melibatkan Rita Widyasari.

Beberapa lokasi juga telah digeledah oleh KPK, dan barang-barang bernilai ekonomis telah disita. Salah satu yang tengah diperiksa adalah Said Amin, pengusaha tambang yang juga Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Kalimantan Timur.

Berita Terkait

Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:15 WITA

Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia

Rabu, 23 September 2026 - 01:20 WITA

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Selasa, 22 September 2026 - 21:22 WITA

Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar LANDAS dan CEKATAN SEHAT, Dorong Masyarakat Desa Sungai Landas Atasi Hipertensi

Minggu, 20 September 2026 - 23:49 WITA

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Sabtu, 19 September 2026 - 18:05 WITA

LKMM 2026 STIKes Intan Martapura: 127 Mahasiswa Ditempa Jadi Pemimpin Muda yang SAKTI

Rabu, 9 September 2026 - 17:34 WITA

PKKMB STIKes Intan Martapura 2026: SATU Langkah Membentuk Mahasiswa yang Tangguh dan Unggul

Senin, 7 September 2026 - 15:50 WITA

UNUKASE Berduka atas Wafatnya H. Rudy Ariffin, Tokoh yang Berjasa bagi Berdirinya Jejak Pendidikan NU di Kalimantan Selatan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:10 WITA

PMI Kabupaten Banjar Distribusikan 2.500 Masker Gratis

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x