Rab. Jan 14th, 2026

Peringati Maulid Nabi, Fatmawati : Semoga Dapat Memberi Keberkahan dan Keselamatan Bagi Seluruh Masyarakat

Pelitanusantara.net – Tanggal 12 Rabiul Awal adalah tanggal Nabi Muhammad SAW dilahirkan atau dikenal sebagai Maulid Nabi. Di tahun 2021, peringatan Maulid Nabi sendiri jatuh pada 20 Oktober 2021. Namun, memperingati Maulid Nabi, bagi sebagian kalangan umat Islam masih menjadi kontroversi. Tak semua umat Islam memperingati peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi.

Sebagian umat Islam menganggap memperingati Maulid Nabi adalah bid’ah, karena Nabi SAW sendiri tidak mencontohkan untuk memperingatinya. Namun, bagi umat Islam yang memperingatinya, hal ini adalah sebagai bentuk kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Wakil Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hj. Fatmawati yang baru-baru ini menggelar acara maulid nabi dikediamannya, di Jalan Meranti II, Perumnas Semayap Blok E, Kotabaru.

Wanita penggiat organisasi yang juga tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) ini merasa bersyukur di kampung-kampung warga banyak membaca berzanji untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Dalam haru, kita teguhkan senantiasa berdoa, bersholawat, istighfar, terutama bagi anggota PKB dan IWAPI yang hadir, agar bangsa ini lepas dari pandemi,” ucap Wanita yang akrab disapa Fatma ini, Rabu (20/10) kemarin.

Baca Juga:  Tenaga Pendidik di Tanah Bumbu Kembali di Vaksinasi Covid-19

Dirinya juga senantiasa mengajak seluruh rekannya yang juga kader PKB untuk terus meningkatkan solideritas, bahu membahu dalam kesulitan apapun.

“Insyaallah Kade PKB menjadi motor meningkatkan persatuan kebersamaan,” tambahnya.

Tak lupa pula, dirinya mengajak seluruh kader PKB dan umat Islam secara umum untuk memperbanyak membaca salawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk cinta dan hormat. Sehingga, dirinya juga menghadirkan Ust. Munawir untuk membaca tausiyah.

Menurutnya, terlahir sebagai penduduk asli Kotabaru dengan berbagai kearifan dan solidaritas yang tinggi, merupakan keistimewaan. Salah satu alasannya karena sejak kecil dirinya sudah biasa diajarkan oleh orang tua untuk mencintai Nabi Muhammad.

Tak hanya itu, tradisi Maulid Nabi Muhammad di daerah ini juga begitu kental. Di mana sejarah Nabi Muhammad bisa disimak setiap saat, pun demikian salawat Nabi bisa didengar setiap saat. Sehingga, dirinya sangat berharap momentum Maulid Nabi Muhammad semoga dapat memberi keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat. (Red)

Berita Terkait

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x