Banjarbaru – Mahasiswa Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat (ULM), melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan mengenai siklus menstruasi dan gangguan reproduksi pada remaja putri. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pentingnya memahami siklus menstruasi serta menjaga kesehatan reproduksi sejak dini. Kegiatan edukasi terlaksana pada Minggu, 25 Oktober 2026, bertempat di Dapur Pacu BDJ, Banjarbaru.
Penyampaian materi melalui presentasi menggunakan PowerPoint, pembagian leaflet, dan sesi tanya jawab. Melalui kegiatan ini, peserta akan dapat memahami materi dengan lebih mudah serta memperoleh informasi yang tepat mengenai kesehatan reproduksi.
Selain itu, Materi tersebut mencakup tahapan siklus menstruasi, mulai dari fase menstruasi, folikular, ovulasi, hingga luteal. Siklus menstruasi pada remaja umumnya berlangsung selama 21–45 hari, dengan lama perdarahan sekitar 3–7 hari. Pada masa remaja, siklus terkadang belum teratur karena sistem hormon masih dalam proses pematangan.
Selain membahas siklus menstruasi, peserta juga mendapat penjelasan mengenai beberapa gangguan yang dapat terjadi. Gangguan tersebut seperti nyeri haid atau dismenore, menstruasi tidak teratur, dan amenore atau tidak mengalami menstruasi. Pemahaman mengenai gangguan tersebut penting agar remaja dapat mengenali perubahan pada tubuh dan mengetahui kapan perlu mencari bantuan tenaga kesehatan.
Heni Purwati, Irvan Maulana, Khairunnisa, Rifqi Aunur Rahman, Rizqia Zulaikha Nafisa, Sindy Arianti, dan Syaidatun Nafisah melaksanakan kegiatan ini. Melalui edukasi ini, semoga remaja putri semakin memahami siklus menstruasi, mampu menjaga kebersihan diri, serta lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi.

















