Rektor UNUKASE Hadiri Hari Santri 2026

- Penulis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026

Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026

Banjarbaru – Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE), Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Upacara tersebut terlaksana di Pondok Pesantren Al-Falah Putera, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Sabtu (24/10/2026) sore.

Menteri Koordinator Bidang. Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab dengan Cak Imin, bersama para ulama, pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya turut hadir dalam acara tersebut.

Rektor UNUKASE, Abrani Sulaiman, menegaskan bahwa Hari Santri merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air.

Menurutnya, peringatan Hari Santri tidak terlepas dari sejarah Resolusi Jihad yang tercetuskan oleh Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam menggerakkan perjuangan umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, termasuk dalam Pertempuran Surabaya.

“Sejak ditetapkannya 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015, momentum ini menjadi pengingat atas jasa besar para santri dan ulama. Semangat perjuangan tersebut harus terus diwariskan kepada generasi muda agar senantiasa memiliki jiwa nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air,” ujar Abrani.

Ia juga menilai, santri memiliki peran strategis dalam membangun bangsa. Tidak hanya melalui penguatan ilmu agama dan akhlak. Akan tetapi, juga melalui pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, serta kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:  Gandeng Ibu-Ibu Kader Kelurahan Cempaka, Tim Dosen Manfaatkan Potensi Ikan Lokal Lewat Dana Kemdiktisaintek dalam Pencegahan Stunting

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menko Pemberdayaan Masyarakat, Cak Imin, secara simbolis menyerahkan bantuan. Selain itu, bantuan tersebut berupa sarana dan prasarana serta sertifikasi kepada sejumlah pondok pesantren di Kalimantan Selatan.

Di hadapan awak media, Cak Imin menyoroti pentingnya peningkatan kualitas infrastruktur, transformasi pendidikan, dan penguatan ekonomi umat berbasis pesantren. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar pesantren di Indonesia tumbuh dan berkembang secara mandiri dengan berbagai keterbatasan.

Menurut Cak Imin, dari sekitar 40 ribu pesantren di Indonesia, hanya sebagian kecil yang dinilai memiliki kualitas infrastruktur dan bangunan yang baik. Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan perhatian, bantuan, dan dukungan agar pesantren mampu meningkatkan kualitas pendidikan serta fasilitas pendukungnya.

Ia juga mendorong pesantren melakukan pembenahan kelembagaan dan meningkatkan efektivitas pengelolaan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing pesantren sekaligus menjaga perannya sebagai pusat pendidikan, pembentukan karakter, dan pemberdayaan masyarakat.

Bagi UNUKASE, peringatan Hari Santri Nasional menjadi pengingat pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pesantren, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berilmu, berakhlak, serta memiliki semangat kebangsaan.

Melalui momentum ini, UNUKASE menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan pendidikan, nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta kontribusi santri dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya, dan bermartabat.

Berita Terkait

Wisuda STIKes Intan Martapura Tahun 2026, Lahirkan Lulusan Siap Berkontribusi bagi Dunia Kesehatan
Hadiri Wisuda STIKes Intan Martapura, Plt Kepala LLDIKTI XI Dorong Peningkatan Mutu dan Integritas Perguruan Tinggi
Riset Mahasiswa ULM Ungkap Paradoks Kesehatan Pekerja Prostitusi Daring: Sadar Risiko, Belum Konsisten Mencegah
Tim PKM-RSH ULM Ungkap Dampak Komunikasi Menyakitkan dalam Hubungan Pacaran Remaja
Semarak Merah Putih di PAUDIT Robbani Banjarbaru Warnai Kebersamaan dan Perkuat Silaturahmi Orang Tua, Guru, dan Anak
Gandeng Ibu-Ibu Kader Kelurahan Cempaka, Tim Dosen Manfaatkan Potensi Ikan Lokal Lewat Dana Kemdiktisaintek dalam Pencegahan Stunting
UNUKASE Bersama Ponpes Darul Ilmi, Dorong Santri Lanjut Kuliah dan Kuasai Profesi Strategis
UNUKASE Perkuat Sinergi dengan Pondok Pesantren Walisongo, Dorong Santri Lanjut ke Perguruan Tinggi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:04 WITA

GP Ansor dan Banser Batola Siap Bersinergi Dalam Peringati Hari Santri Nasional

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:14 WITA

PAC GP Ansor Mekarsari Konsolidasikan Organisasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Hery Sasmita Raih Peringkat Terbaik I PKN Tingkat II

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:24 WITA

Pemkab Barito Kuala Dorong Pemanfaatan Satu Data Untuk Perkuat Pembinaan UMKM

Rabu, 23 September 2026 - 11:03 WITA

UMKM Batola Naik Kelas, SSC PLUT BAIMAN Buka Jalan ke Ritel Modern

Rabu, 15 April 2026 - 21:59 WITA

Muscablub Gerakan Pramuka Barito Kuala Momentum Untuk Penataan Organasasi

Jumat, 28 November 2025 - 17:46 WITA

In House Training Mahasiswa Magister Administrasi Pendidikan ULM Dorong Pembelajaran Berkelanjutan di Sekolah Berbasis Lahan Basah

Senin, 1 September 2025 - 20:38 WITA

Mendorong Desa Modern, UNUKASE Gelar Seminar di Kecamatan Tabukan

Berita Terbaru

Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026

Banjarbaru

Rektor UNUKASE Hadiri Hari Santri 2026

Minggu, 25 Okt 2026 - 15:14 WITA

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Bedog, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (22/10/2026)./ Istimewa

Berita Nasional

Bocah 11 Tahun Meninggal Saat Bermain di Sungai Bedog Bantul

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:33 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x