Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HWPL Global Branch 12 menyelenggarakan kegiatan “2026 HWPL Cambodia Religious Youth Peace Camp” di Asia Euro University, Phnom Penh, Kamboja

HWPL Global Branch 12 menyelenggarakan kegiatan “2026 HWPL Cambodia Religious Youth Peace Camp” di Asia Euro University, Phnom Penh, Kamboja

Phnom PenhHWPL Global Branch 12 menyelenggarakan kegiatan “2026 HWPL Cambodia Religious Youth Peace Camp”. Kegiatan tersebut terlaksana di Asia Euro University, Phnom Penh, Kamboja pada (21/02/2026).Nonmony Pagoda yang dipimpin oleh Yang Mulia Dr. Sok Bunthoeun, HWPL Global Branch 12, serta IPYG menyelenggarakan kegiatan ini secara bersama. Sekitar 100 peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kepemudaan, serta mahasiswa hadir untuk berbagi nilai-nilai perdamaian.

Di tengah meningkatnya ketegangan di perbatasan Kamboja–Thailand, kegiatan ini terlaksana untuk menegaskan kembali nilai-nilai dasar agama, seperti kasih, tanpa kekerasan, dan keharmonisan, serta mendorong generasi muda menjadi agen perdamaian.

Pada bagian pertama acara, membahas makna perdamaian dari perspektif agama dan pendidikan.

Bhante Hong Veasnar dari Wat Nuon Mony Ram Temple menyinggung salam tradisional Kamboja “Sampeah.” Selain itu, ia menekankan bahwa perdamaian tidak berawal dari ideologi besar. Perdamaian lahir dari sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari. Kurangnya pemahaman memicu ketakutan dan konflik di masyarakat. Kasih dan belas kasih menjadi nilai universal yang dimiliki semua agama.

Baca Juga:  Laporta: Griezmann Bukan Pemain yang Dibutuhkan Barcelona

Sementara itu, kepala sekolah Prek Leap High School, Chhom Sopheak, mewakili sektor pendidikan dalam kegiatan tersebut. Chhom Sopheak menyatakan bahwa pendidikan perdamaian membentuk sikap mendengar, empati, inklusivitas, dan rasa syukur. Pendidikan juga membekali siswa dengan kemampuan menyelesaikan konflik secara mandiri.

Prek Leap High School merencanakan pembentukan “Peace Club” untuk mengembangkan kemampuan resolusi konflik siswa. Para peserta mengikuti sesi mini talk show bertajuk “Religion and Peace.” Sehingga, para peserta membangun dialog dengan sikap saling mendengarkan dan menghormati. Setiap kelompok merumuskan dan mempresentasikan “One Sentence for Peace.”

Selain itu, Presiden Rotaract Club Phnom Penh Metro, Khean Ravyvuthika, menekankan pentingnya peran pemuda dalam menciptakan perdamaian berkelanjutan. Para peserta mengikuti program “Peace Golden Bell” dan membacakan “Religious Youth Peace Solidarity Pledge.” HWPL Global Branch 12 menegaskan komitmen untuk membangun perdamaian berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.

Berita Terkait

Gelar Pengabdian Masyarakat, Kolaborasi Internasional, Keperawatan ULM dan UTM
HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho
HWPL Menggelar Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian
Ke Mana Umat Manusia Harus Menuju?, Peringatan 10 Tahun Proklamasi DPCW
Di Tengah Krisis Global, Indonesia Online Media Forum 2026 Dorong Jurnalisme Berorientasi Kemanusiaan
Koalisi Masyarakat Sipil Korea Selatan Peringatkan Bahaya Stigmatisasi Agama oleh Negara
LPTNU Jajaki Kerja Sama Strategis Akademik dan Keagamaan dengan Pusat Kajian Imam Bukhari Uzbekistan
UNUKASE Buka Peluang Magang Internasional, Bersama Universitas Uzbekistan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 01:20 WITA

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Minggu, 20 September 2026 - 23:49 WITA

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Sabtu, 19 September 2026 - 18:05 WITA

LKMM 2026 STIKes Intan Martapura: 127 Mahasiswa Ditempa Jadi Pemimpin Muda yang SAKTI

Rabu, 9 September 2026 - 17:34 WITA

PKKMB STIKes Intan Martapura 2026: SATU Langkah Membentuk Mahasiswa yang Tangguh dan Unggul

Senin, 7 September 2026 - 15:50 WITA

UNUKASE Berduka atas Wafatnya H. Rudy Ariffin, Tokoh yang Berjasa bagi Berdirinya Jejak Pendidikan NU di Kalimantan Selatan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:10 WITA

PMI Kabupaten Banjar Distribusikan 2.500 Masker Gratis

Selasa, 1 September 2026 - 12:44 WITA

Yudisium STIKes Intan Martapura, 79 Mahasiswa Resmi Menuntaskan Pendidikan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:52 WITA

UAD Yogyakarta Kunjungi UNUKASE Bahas Pengembangan Kefarmasian

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x