Bukhara, Uzbekistan — Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE), Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., melaksanakan kunjungan resmi ke Bukhara State University (BSU), Uzbekistan, pada Jumat (30/1/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya UNUKASE dalam menjajaki kerja sama internasional, terutama terkait pengembangan program magang bagi mahasiswa dan dosen. Dalam agenda tersebut, Rektor UNUKASE turut bergabung bersama para rektor Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) dari berbagai daerah di Indonesia.
Pertemuan dengan pimpinan BSU membahas rencana penyelenggaraan program magang internasional secara kolaboratif. Program ini dirancang untuk melibatkan mahasiswa dan dosen UNUKASE bersama PTNU lainnya dalam satu delegasi kebangsaan.
Skema magang internasional tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas akademik, khususnya di bidang sains dan teknologi, serta kajian Islam dan kebudayaan. Melalui program ini, peserta diharapkan memperoleh pengalaman internasional yang relevan dengan tantangan global pendidikan tinggi.
Rektor UNUKASE, Abrani Sulaiman, menegaskan bahwa kemitraan dengan perguruan tinggi luar negeri merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu institusi dan kualitas sumber daya manusia.
“Pengalaman internasional kini menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa dan dosen untuk menghadapi persaingan global,” ungkapnya.
Selain itu, ia menambahkan, kerja sama ini diharapkan dapat memperluas wawasan sivitas akademika UNUKASE sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Ilmu dan keterampilan yang diperoleh tidak hanya bermanfaat secara akademik, tetapi juga diharapkan membawa keberkahan serta kontribusi sosial,” tambah Abrani.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Internasional Bukhara State University, Prof. Abror Juraev, bersama jajaran dekan di tingkat universitas. Diskusi berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kolaborasi lintas negara.
Melalui pertemuan ini, UNUKASE dan Bukhara State University menargetkan terwujudnya kemitraan akademik yang berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis keilmuan, nilai-nilai keislaman, dan kebudayaan.















