Tanah Laut – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Tanah Laut. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Rahmat Trianto, pemerintah daerah ini berhasil menorehkan prestasi nasional dengan meraih Top Government Public Relations (GPR) Award 2025 pada ajang bergengsi 5th Top GPR Award 2025 yang digelar oleh GPR Institute, Selasa (4/11/2025), di Golden Ballroom, The Sultan Hotel Residence, Jakarta Pusat.
Penghargaan ini diberikan kepada kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah di seluruh Indonesia yang dinilai sukses menjalankan fungsi kehumasan pemerintah secara efektif, khususnya dalam membangun digital awareness, digital engagement, dan digital reputation di era komunikasi modern.
Melalui raihan tersebut, Pemkab Tanah Laut dinilai mampu memanfaatkan teknologi informasi dan media digital secara optimal untuk menyampaikan informasi publik, membangun citra positif daerah, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.
Penilaian Top GPR Award 2025 dilakukan sejak Juli hingga September 2025 melalui riset digital dengan tiga parameter utama: Digital Awareness Aspect (20%), Digital Media & Website Aspect (50%), serta Social Media Aspect (30%). Aspek-aspek ini mengukur tingkat eksposur publikasi digital, pemberitaan positif di media daring, hingga interaksi dan jangkauan di media sosial resmi pemerintah.
Ajang ini juga menjadi momentum strategis bagi seluruh instansi pemerintah untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi dalam memperkuat peran kehumasan publik di masa mendatang.
Bupati H. Rahmat Trianto menyebut, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemkab Tanah Laut dalam mendorong keterbukaan informasi publik dan inovasi komunikasi digital.
“Kami berkomitmen terus berinovasi dalam menyampaikan informasi yang transparan, cepat, dan terpercaya kepada masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berdaya saing,” ungkapnya.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Tanah Laut kian siap melangkah menuju pemerintahan yang transparan, responsif, dan modern, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi digital di Indonesia.















