Tanah Laut – Kepengurusan baru BPC HIPMI Tanah Laut periode 2026–2029 resmi dilantik di Gedung Balairung Tuntung Pandang, Jumat (15/05/2026). Tongkat estafet organisasi pengusaha muda tersebut kini berada di bawah kepemimpinan Evan Zachari Asher setelah dilantik langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Kalimantan Selatan, Putra Qomaluddin Attar Nurriqli.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan turut dihadiri Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, jajaran pengurus BPD HIPMI Kalsel, serta sejumlah perwakilan BPC HIPMI dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi simbol dukungan terhadap penguatan peran generasi muda dalam pembangunan ekonomi daerah.
Usai pelantikan, Evan menegaskan bahwa kepengurusan baru tidak ingin hanya bersifat seremonial. Menurutnya, agenda organisasi akan langsung dilanjutkan melalui Rapat Kerja Cabang (Rakercab) guna menyusun arah program kerja selama tiga tahun ke depan.
Ia menjelaskan, sebanyak 12 ketua bidang akan dilibatkan dalam penyusunan program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan pengembangan pelaku usaha muda di Tanah Laut.
“Setelah pelantikan ini kami langsung melaksanakan Rakercab untuk menyusun program-program kerja yang benar-benar berdampak dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Evan menilai HIPMI harus mampu hadir sebagai organisasi yang memberi solusi nyata, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sektor usaha kecil dan menengah. Ia berharap hasil Rakercab nantinya tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi mampu diwujudkan dalam gerakan konkret di lapangan.
Menurutnya, pengusaha muda memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi daerah apabila mendapatkan ruang pembinaan dan akses yang memadai.
Selain itu, Evan juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan harapan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut terhadap HIPMI. Ia berkomitmen menjalankan organisasi sesuai aturan dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan ekonomi sektoral.
“Kami merasa terhormat karena pemerintah daerah memberikan kepercayaan besar kepada HIPMI untuk ikut membantu pembangunan ekonomi di Tanah Laut,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Evan juga menyoroti pentingnya membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda untuk bergabung ke HIPMI. Saat ini tercatat sekitar 48 pengurus resmi dilantik dalam kepengurusan baru tersebut.
Ia memastikan bahwa pemuda berusia 17 hingga 40 tahun tetap dapat bergabung meski belum memiliki legalitas usaha pada tahap awal. Kebijakan itu diambil agar semakin banyak calon pengusaha muda berani memulai dan mengembangkan usahanya.
Meski demikian, HIPMI Tanah Laut tetap akan mendorong para anggota untuk memiliki legalitas usaha secara bertahap. Melalui platform HIPMI GO, organisasi akan membantu memfasilitasi proses perizinan dan memperkuat akses komunikasi dengan instansi terkait, termasuk DPMPTSP.
Evan menegaskan pihaknya ingin menjadi jembatan bagi para pelaku UMKM agar usaha mereka dapat berkembang dan naik kelas.
“Kami ingin mempermudah akses para pengusaha muda, termasuk membantu proses legalitas usaha melalui kerja sama dengan dinas terkait,” pungkasnya.















