Inpres Baru! Prabowo Targetkan Hemat Rp306 Triliun di 2025

- Penulis

Sabtu, 25 Januari 2025 - 04:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:ilustrasi calon penumpang pesawat yang sedang mengantri

Foto:ilustrasi calon penumpang pesawat yang sedang mengantri

Jakarta – Demi mendorong pengelolaan anggaran yang lebih efektif, Presiden Prabowo Subianto resmi mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Instruksi yang ditandatangani pada 22 Januari 2025 ini memuat langkah-langkah efisiensi belanja di tingkat kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.

Inpres tersebut menargetkan penghematan anggaran hingga Rp306,6 triliun. Angka ini terdiri dari efisiensi belanja kementerian/lembaga sebesar Rp256,1 triliun dan pengurangan transfer ke daerah sebesar Rp50,5 triliun.

Dalam Inpres ini, Presiden memberikan tujuh arahan utama, salah satunya adalah pembatasan kegiatan seremonial di tingkat pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Selain itu, perjalanan dinas juga harus dipangkas hingga 50 persen.

Berikut poin-poin utama dari arahan Presiden Prabowo:

  1. Membatasi belanja untuk kegiatan seremonial, studi banding, publikasi, dan seminar.
  2. Memotong anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen.
  3. Membatasi honorarium dengan mengacu pada standar harga regional.
  4. Mengurangi belanja pendukung yang tidak menghasilkan output terukur.
  5. Fokus pada anggaran yang mendukung pelayanan publik, bukan pemerataan anggaran antarlembaga.
  6. Selektif dalam pemberian hibah baik berupa uang, barang, maupun jasa.
  7. Menyesuaikan belanja daerah sesuai dengan transfer dari pusat.
Baca Juga:  IKA Keperawatan Unair Kalsel Kompak Aktifkan Jaringan Alumni Unair

Presiden Prabowo menegaskan, penghematan ini dilakukan untuk memastikan anggaran lebih fokus pada pelayanan publik yang berdampak langsung. Ia juga meminta kementerian dan lembaga menyampaikan revisi anggaran kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani paling lambat 14 Februari 2025.

“Kegiatan seremonial seperti perayaan ulang tahun harus dilaksanakan sederhana di kantor. Jika perlu, cukup 15 orang hadir, sisanya mengikuti melalui video conference,” kata Prabowo dalam rapat kabinet.

Langkah ini mendapat perhatian publik sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola anggaran negara. Pemerintah berharap efisiensi ini dapat mendukung pembangunan nasional tanpa membebani keuangan negara.

Berita Terkait

Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:13 WITA

Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas Penguatan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:02 WITA

Wakil Ketua DPRD: Pengungkapan Sabu 1,9 Kg Bukti Keseriusan Polres Tanah Bumbu

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:49 WITA

Percepat Transformasi Digital Keuangan Daerah, Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan SP2D Online Terintegrasi SIPD RI

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Ruang Bersama Indonesia, Dua Desa Disiapkan Jadi Percontohan

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:19 WITA

Tanah Bumbu Masuk 39 Daerah Nasional dalam Validasi IPKD Kemendagri

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:25 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Bakat dan Kreativitas Siswa SLB Tanah Bumbu

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:14 WITA

Bupati Tanah Bumbu Tekankan Produk Hukum Selaras Visi BerAKSI

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:05 WITA

Wamenko Pangan RI Apresiasi Pengembangan Peternakan Terintegrasi di KSPEAN Tanah Bumbu

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x