Tanah Bumbu – Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas), Bayu Priawan Djokosoetono, menyampaikan pandangan optimisnya terkait prospek ekonomi Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurutnya, optimisme dunia usaha terhadap kebijakan pemerintah saat ini semakin menguat, didukung oleh tingginya kepercayaan masyarakat.
“Baru saja dirilis data kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, hasilnya sangat positif. Ini menjadi refleksi optimisme yang kuat bagi kita, para pelaku usaha,” ujar Bayu dalam kunjungannya ke NTB, Jumat (24/1).
Bayu menyoroti target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang dicanangkan pemerintah sebagai langkah ambisius namun realistis. Salah satu program yang menjadi sorotan adalah kebijakan makan gratis.
“Program ini sederhana tapi memiliki dampak besar, terutama bagi UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi kita,” jelasnya.
Selain itu, Bayu juga menilai sektor komoditas dan pariwisata sebagai pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya yang luar biasa untuk mendukung visi tersebut.
Bayu menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi dengan program-programnya yang implementatif. Ia pun mengajak para pelaku usaha untuk segera mengambil peran aktif.
“Kalau pemerintah sudah bertindak nyata, tidak ada alasan bagi dunia usaha untuk wait and see. Kita harus bergerak bersama mendukung inisiasi positif ini,” katanya.
Dalam kunjungannya ke NTB, Bayu menyoroti potensi besar provinsi ini, khususnya di sektor pariwisata. Ia mengapresiasi pertumbuhan hotel dan destinasi wisata yang semakin populer.
“NTB memiliki tempat-tempat wisata yang luar biasa, pertumbuhan sektor ini menunjukkan tren yang sangat positif,” ungkapnya.
Selain pariwisata, sektor energi dan industri juga menjadi perhatian, khususnya tambang dan smelter di Sumbawa. Bayu menyebutkan bahwa banyak anggota Japnas tertarik berinvestasi di bidang energi, dengan syarat regulasi mendukung dan kerja sama yang saling menguntungkan.
Bayu memastikan bahwa Japnas terus berkembang dan kini hadir di 22 provinsi di Indonesia.
“Kami berkomitmen menciptakan manfaat ekonomi dan bisnis bagi anggota dengan berkolaborasi bersama Kadin dan pemerintah,” tegasnya.
Optimisme yang disampaikan Bayu mencerminkan semangat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah, dengan harapan ekonomi Indonesia semakin melesat di era kepemimpinan Prabowo-Gibran.















