Waspada! 4 Faktor yang Bisa Menghambat Perkembangan IQ Anak

- Penulis

Selasa, 14 Januari 2025 - 13:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berdasarkan sejumlah riset, berikut hal-hal yang bisa menurunkan kecerdasan intelektual (IQ) anak dan perlu diperhatikan orang tua.

Berdasarkan sejumlah riset, berikut hal-hal yang bisa menurunkan kecerdasan intelektual (IQ) anak dan perlu diperhatikan orang tua.

Jakarta – Kecerdasan intelektual anak, atau IQ, bukan hanya ditentukan oleh faktor genetik. Meskipun faktor ini mempengaruhi, ada banyak faktor lain yang juga berperan dalam menentukan tingkat kecerdasan anak. Orang tua perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat menurunkan IQ anak agar mereka dapat memberikan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

1. Lingkungan yang Tidak Mendukung

Lingkungan tempat anak tumbuh memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan IQ. Penelitian yang dipublikasikan di Industrial Psychiatry Journal menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kondisi hunian, pendidikan orang tua, aktivitas fisik, dan pendapatan keluarga turut memengaruhi kecerdasan anak.

Anak yang tumbuh di lingkungan dengan dukungan yang baik, seperti tinggal di kota, mendapatkan aktivitas fisik yang cukup, serta memiliki orang tua dengan pendidikan tinggi dan pekerjaan profesional, cenderung memiliki IQ yang lebih tinggi. Sebaliknya, anak yang tumbuh di lingkungan kurang mendukung berisiko mengalami keterbatasan dalam perkembangan kecerdasannya.

2. Paparan Bahan Kimia Berbahaya

Masa kehamilan merupakan periode krusial dalam perkembangan kecerdasan anak. Penelitian yang diterbitkan dalam PLOS One mengungkapkan bahwa ibu yang terpapar zat kimia berbahaya seperti phthalates (bahan kimia yang ditemukan dalam plastik dan produk sehari-hari) dapat melahirkan anak dengan IQ yang lebih rendah.

Zat kimia ini banyak ditemukan pada barang-barang seperti wadah penyimpanan makanan, pengharum ruangan, sampo, dan kosmetik. Studi menunjukkan bahwa anak yang terpapar zat kimia ini di usia dini bisa mengalami penurunan IQ hingga enam poin dibandingkan dengan anak yang paparan zat kimianya rendah.

Baca Juga:  Ingin Usus Bersih? 4 Buah Ini Bisa Jadi Solusinya

3. Pola Makan Tidak Sehat

Asupan makanan yang tidak sehat, terutama yang tinggi lemak dan gula, dapat berdampak negatif pada kecerdasan anak. Penelitian dari Inggris dan Kanada menunjukkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi banyak makanan tinggi lemak dan gula pada usia dini cenderung memiliki IQ lebih rendah pada usia 8 hingga 12 tahun.

Sebaliknya, anak yang mendapatkan asupan makanan bergizi memiliki perkembangan IQ yang lebih baik. Ini menunjukkan pentingnya pola makan sehat bagi perkembangan kognitif anak.

4. Kekerasan dan Penelantaran

Kekerasan dan penelantaran terhadap anak juga terbukti memiliki dampak buruk pada kecerdasan mereka. Penelitian dari University of Queensland mengungkapkan bahwa anak-anak yang menjadi korban kekerasan atau penelantaran memiliki IQ yang lebih rendah dibandingkan dengan anak yang tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang.

Data menunjukkan bahwa 7,9% remaja yang mengalami penganiayaan memiliki skor IQ tiga poin lebih rendah dibandingkan yang tidak mengalami kekerasan. Temuan ini menegaskan bahwa kekerasan dan penelantaran dapat merusak perkembangan kognitif anak secara signifikan.

Orang tua perlu lebih waspada terhadap faktor-faktor yang dapat menurunkan kecerdasan anak. Dengan menciptakan lingkungan yang mendukung, memberikan asupan makanan yang sehat, menghindari paparan bahan kimia berbahaya, serta menjauhkan anak dari kekerasan dan penelantaran, orang tua dapat membantu mengoptimalkan perkembangan kecerdasan anak.

Berita Terkait

Dari Senam hingga Tahu Sawi, Ners ULM Kenalkan Pola Hidup Sehat di Sungai Asam
Ners Muda ULM Gaungkan Pentingnya Kesehatan Jiwa Lewat Program SEJUK JIWA
Lewat Yoga Prenatal, Ners Muda ULM Perkuat Kesehatan Ibu Hamil Sungai Asam
Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan XXV Jalin Kolaborasi dengan Penyuluh KB Karang Intan
Ingin Ginjal Sehat? Ini Deretan Buah dan Sayur yang Direkomendasikan Ahli
Kunci Umur Panjang: Nenek 124 Tahun Asal China Berbagi Rahasia Sehatnya
Ingin Usus Bersih? 4 Buah Ini Bisa Jadi Solusinya
Gula Darah Tinggi? Begini 10 Cara Efektif Menurunkannya!

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:08 WITA

Mutu Pendidikan Diakui Nasional, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Raih Akreditasi “Baik Sekali” dari LAMDIK

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:09 WITA

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Sukses Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:32 WITA

Pelantikan Dewan Direksi LPPOM Kalsel. Rektor UNUKASE Turut Hadiri Acara

Senin, 15 Juni 2026 - 22:56 WITA

Dosen Keperawatan ULM Latih Orang Tua Pasien Leukemia Anak Terapkan Bubble Therapy di RSUD Ulin, Apa Itu?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:02 WITA

Diskusi Pengembangan Kampus, Rektor UNUKASE Sambut Kehadiran Pimpinan LPTNU dalam

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:36 WITA

Peringati HUT ALRI ke-77, Rest Area UNUKASE Jadi Titik Persinggahan Pesepeda Onthel

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:35 WITA

Best Content Creator, Mahasiswi Akuntansi UNUKASE Raih Prestasi Nasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:41 WITA

Rakorwil JAPNAS Kalsel Dorong Sinergi Bisnis dan Penguatan Organisasi

Berita Terbaru

1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x