Miris! Gaji Guru Kontrak di Sekolah Swasta Tanbu Hanya Rp 1,1 Juta, DPRD Tuntut Perbaikan

- Penulis

Rabu, 8 Januari 2025 - 10:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raker Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) bersama Dinas Pendidikan dan Yayasan Pendidikan Pengembangan Insani (YPPI) Ar Rasyid, Selasa (7/1).

Raker Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) bersama Dinas Pendidikan dan Yayasan Pendidikan Pengembangan Insani (YPPI) Ar Rasyid, Selasa (7/1).

Tanah Bumbu – Dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) bersama Dinas Pendidikan dan Yayasan Pendidikan Pengembangan Insani (YPPI) Ar Rasyid, terungkap fakta mengejutkan mengenai rendahnya gaji guru kontrak di salah satu sekolah swasta favorit di Kabupaten Tanbu.

Koordinator YPPI Ar Rasyid menyampaikan bahwa gaji guru dalam masa percobaan hanya berkisar antara Rp 1.100.000 hingga Rp 1.500.000 per bulan. Meskipun gaji awal untuk guru dalam masa percobaan disebutkan sebesar Rp 1.500.000, salah seorang mantan guru mengungkapkan bahwa dalam tiga bulan terakhir masa kerjanya, mereka hanya menerima sekitar Rp 1,1 juta hingga Rp 1,3 juta per bulan.

Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, Boby Rahman, mengungkapkan keprihatinannya terhadap besaran gaji tersebut.

“Ini sangat jauh dari kata layak, terutama untuk sekolah yang dikenal sebagai salah satu favorit di daerah ini,” ucap Boby, Selasa (7/1).

Wakil Ketua DPRD Tanbu, Sya’bani Rasul, menambahkan bahwa meskipun sekolah swasta tidak terikat aturan khusus terkait gaji, kesejahteraan guru harus tetap diperhatikan.

“Hal ini menyangkut asas kepatutan, apakah gaji yang diberikan sudah layak atau belum,” jelasnya.

Sya’bani juga mengingatkan YPPI Ar Rasyid untuk melakukan evaluasi menyeluruh, tidak hanya pada aspek administratif tetapi juga kesejahteraan guru.

Baca Juga:  ASN Hebat, Layanan Hebat: Peran BerAKHLAK dalam Reformasi Birokrasi Tanah Bumbu

Anggota DPRD lainnya, Andi Erwin Prasetya, menilai bahwa meskipun ada jenjang gaji yang bergantung pada masa pengabdian, besaran gaji yang diterima oleh guru di yayasan tersebut tetap tidak mencerminkan standar yang layak.

“Dengan nominal Rp 1,2 juta untuk guru baru, ini jelas tidak mencukupi, apalagi di yayasan sebesar Ar Rasyid,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Tanbu, Suryono, menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan langsung dalam menetapkan gaji untuk guru di sekolah swasta.

“Namun, perlu ada pemahaman bersama bahwa hak dan kewajiban guru harus diatur dengan jelas, termasuk dalam hal penggajihan,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa kesepakatan kerja yang jelas antara yayasan dan guru sangat penting, dan gaji yang diterima guru harus berada dalam batas wajar.

Rapat yang berlangsung penuh dengan diskusi ini diakhiri dengan kesepakatan bahwa YPPI Ar Rasyid akan melakukan evaluasi terkait kebijakan penggajian dan memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik. DPRD Tanbu berharap pertemuan ini bisa menjadi titik awal bagi perbaikan sistem penggajian guru di seluruh sekolah swasta di daerah ini.

Berita Terkait

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
Pemkab Tanah Bumbu Raih Penghargaan Terbaik 1 Jamsostek Awards 2025 se-Kalimantan Selatan
117.385 Pekerja Terlindungi, Tanah Bumbu Masuk Nominasi Jamsostek Awards 2025
Bank Kalsel Laporkan Dugaan Penggelapan Dana Nasabah di Tanah Bumbu
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Luncurkan Kredit Tanpa Bunga untuk UMKM
586 Peserta Brimob Cup III Tanah Bumbu Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Batulicin
Sambangi Polres Tanah Bumbu, Siswa SMP Muhammadiyah Dapat Edukasi Kenakalan Remaja
Ketua TP PKK Andi Irmayani Rudi Latif Serahkan Bantuan bagi Warga Terdampak Kebakaran di Gang Andalas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Mahasiswa Keperawatan ULM Edukasi Remaja Putri Tentang Siklus Menstruasi dan Gangguan Reproduksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:14 WITA

Mahasiswa Keperawatan ULM Edukasi Remaja Putri di Banjarbaru Untuk Cegah Anemia Sejak Dini

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:52 WITA

TIM PENELITI ULM DAN UNISKA BERSINERGI DENGAN PUSKESMAS CEMPAKA BANJARBARU

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:14 WITA

Rektor UNUKASE Hadiri Hari Santri 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:04 WITA

Wisuda STIKes Intan Martapura Tahun 2026, Lahirkan Lulusan Siap Berkontribusi bagi Dunia Kesehatan

Senin, 21 September 2026 - 18:02 WITA

Hadiri Wisuda STIKes Intan Martapura, Plt Kepala LLDIKTI XI Dorong Peningkatan Mutu dan Integritas Perguruan Tinggi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:39 WITA

Riset Mahasiswa ULM Ungkap Paradoks Kesehatan Pekerja Prostitusi Daring: Sadar Risiko, Belum Konsisten Mencegah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:39 WITA

Tim PKM-RSH ULM Ungkap Dampak Komunikasi Menyakitkan dalam Hubungan Pacaran Remaja

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x