Miris! Bocah 7 Tahun Diberi Arak Madu oleh Teman Sebaya

- Penulis

Selasa, 12 September 2023 - 12:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar - Foto Istimewa

Tangkapan layar - Foto Istimewa

Katingan – Kini, di era digital yang begitu canggih, media sosial telah menjadi salah satu sumber informasi yang paling mudah tersebar. Meski begitu, tidak semua konten yang beredar di media sosial bersifat positif.

Pada tanggal 9 September 2023, Twitter dilanda kehebohan oleh sebuah video singkat berdurasi 51 detik yang menampilkan seorang bocah berusia sekitar 7 tahun yang kesulitan berjalan dengan mantap.

Kejadian tersebut diduga terjadi di wilayah Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, dan dari percakapan dalam video tersebut terdengar bahwa anak itu mengaku kepada dua remaja puteri bahwa dia telah diberi minuman keras (arak madu) oleh dua teman sebaya yang berusia 12 dan 13 tahun.

Video ini segera menjadi viral dan memicu berbagai reaksi dari pengguna internet. Beberapa merasa sangat terharu melihat kondisi anak tersebut, sementara sebagian besar merasa marah dan kesal terhadap kedua pelaku tindakan ini. Kejadian ini memberikan gambaran nyata akan pentingnya pengawasan dan perlindungan terhadap anak-anak di lingkungan sekitar mereka.

Komentar dari akun @ayliskin seperti, “Ya Allah, kemarin kucing sekarang manusia, sangat menyakitkan, pasti kedengaran dari tangisnya,” dan komentar @manyunmelulu, “what the hell… yang nyekokin mirasnya masih bocah juga??? buset pergaulannya serem banget njir masih kecil udah kenal miras. kalo yang cekokinnya masih bocah juga ga bisa dikasusin ya?”

Kekhawatiran atas tindakan ini tentu saja beralasan. Anak-anak berusia 7 tahun belum cukup matang untuk memahami konsekuensi dari mengonsumsi minuman keras, dan tindakan semacam ini dapat membahayakan kesehatan dan masa depan mereka.

Pihak berwenang segera mengambil tindakan setelah video tersebut viral. Kedua pelaku yang masih sangat muda diberikan peringatan dan mendapat pendampingan konseling untuk membantu mereka memahami kesalahannya dan mencegah terulangnya tindakan serupa. Selain itu, keluarga anak yang menjadi korban juga akan mendapatkan dukungan untuk memastikan kesejahteraannya. (Hai)

Berita Terkait

Dialog Kebangsaan : Aliansi Mahasiswa Nusantara Kalimantan Tengah Deklarasikan Dukungan Gelar Pahlawan untuk Soeharto
Muhammadiyah Resmi Tetapkan Jadwal Ramadan dan Idulfitri 1446 H
Korupsi Berjamaah di Dinas Pendidikan Kalteng, Kerugian Mencapai Miliaran Rupiah
Kebakaran Hebat Luluhlantakkan Eks Hotel dan Sejumlah Toko di Kuala Kapuas
Cegah Karhutla, Polda Kalteng Kerahkan Tim Pemburu Api
Antisipasi Karhutla, Polda Kalteng Gelar Simulasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan
Polda Kalteng Terjunkan Kendaraan Taktis untuk Tangani Karhutla
Polda Kalteng Maksimalkan Kekuatan Personel untuk Cegah Covid-19 dan Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:04 WITA

Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas APBD 2025, Pemkab Raih WTP ke-13

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:59 WITA

Bersama BPJS Ketenagakerjaan, Anggota DPR RI Hj Mariana Edukasi Ratusan Pekerja Informal di Tanah Bumbu

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:57 WITA

PT KAM dan 8 SMK di Tanah Bumbu Sepakati Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Siswa Magang

Senin, 15 Juni 2026 - 23:21 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Bahasa Mandarin 2026, Tingkatkan Daya Saing Pencari Kerja

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:19 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Kirim Dua ASN ke Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:28 WITA

DWP Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Rolade Ikan untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:14 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar PKP Angkatan IV 2026, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Peran ASN sebagai Agen Perubahan

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:57 WITA

Andi Irmayani Pimpin Evaluasi Dekranasda, Fokus Tingkatkan Daya Saing UMKM Tanah Bumbu

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x