BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Bekali Ahli Waris JKM Jadi Wirausaha Mandiri Lewat Program PEKA

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandiri (PEKA) BPJSTK Batulicin bersama BSI dan BLK.

Kegiatan Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandiri (PEKA) BPJSTK Batulicin bersama BSI dan BLK.

Tanah Bumbu – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batulicin terus memperluas peran perlindungan sosial melalui program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA). Sebanyak 20 ahli waris penerima manfaat Jaminan Kematian (JKM) yang menerima santunan sebesar Rp42 juta pada periode Juni–Juli 2026 mengikuti kegiatan pembekalan di Gimme Cafe, Kamis (23/07/2026).

Program PEKA merupakan bentuk pendampingan berkelanjutan bagi penerima manfaat klaim, khususnya penerima manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) serta ahli waris penerima manfaat Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Pensiun (JP).

Melalui program tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan manfaat jaminan sosial, tetapi juga memperoleh pembekalan mengenai kewirausahaan, literasi keuangan, pengembangan usaha, serta peluang untuk kembali memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batulicin, Vina Dwina Yuskin, mengatakan program PEKA merupakan bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan pelayanan kepada peserta tidak berhenti pada saat manfaat dibayarkan.

“Pelayanan kepada peserta tidak berhenti pada pembayaran manfaat. Kami ingin terus hadir melalui pendampingan dan pemberdayaan agar manfaat yang diterima dapat dikelola secara produktif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga,” ujar Vina.

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga memperkenalkan peran Penggerak Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (PERISAI). Melalui program ini, peserta yang telah merintis usaha dapat kembali memperoleh perlindungan sebagai pekerja bukan penerima upah (BPU), sekaligus memiliki peluang untuk menjadi mitra dalam memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Bagi ahli waris yang kemudian merintis usaha, perlindungan jaminan sosial tetap penting. Mereka dapat mendaftarkan diri sebagai peserta BPU. Selain itu, kami juga mengenalkan PERISAI sebagai peluang untuk turut mengedukasi dan mengajak pekerja lainnya agar mendapatkan perlindungan,” jelas Vina.

Menurutnya, kegiatan PEKA juga menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk usia kerja serta memperluas cakupan kepesertaan menuju Universal Coverage Jamsostek (UCJ).

“Kami berharap kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Daerah Tanah Bumbu, BLK Tanah Bumbu, BSI, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Perlindungan sosial harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi agar masyarakat tidak hanya terlindungi, tetapi juga semakin mandiri,” pungkas Vina.

Kegiatan PEKA ditutup dengan sesi Survey Feedback sebagai bagian dari evaluasi dan pengumpulan masukan peserta. Melalui program ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap penerima manfaat dan ahli waris dapat mengelola manfaat yang diterima secara lebih produktif, meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha, serta membangun kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Apel Gabungan, Pemkab Tanah Bumbu Memberikan Hadiah Lomba Konten Kreatif

Berita Terkait

BPBD Tanah Bumbu Siapkan Generasi Tangguh Hadapi Bencana Lewat Program RENJANA
Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Kapolres Tekankan Kesiapan Personel dan Peralatan
BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan Manfaat Rp162,3 Juta kepada Ahli Waris Petani di Tanah Bumbu
33 Gerai Koperasi Merah Putih di Tanah Laut Siap Beroperasi, Pemkab Matangkan Sarana dan SDM
Reses DPRD Tanah Bumbu, I Wayan Sudarma Serap Aspirasi Warga Desa Wanasari
Bupati Andi Rudi Latif Terima Penghargaan dari Universitas Lambung Mangkurat
Pemkab Tanah Bumbu Dorong Digitalisasi Koperasi Lewat Bimtek bagi Pengurus dan Pengelola
Bapemperda DPRD Tanah Bumbu Bahas Revisi Perda BPD, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Desa
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:40 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Upaya Cegah Stunting dan Tingkat Presentasi Belajar

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:30 WITA

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:19 WITA

Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Kebiijakan Publik Menimbang Manfaat Sosial, Efektifitas Implementasi dan Risiko terhadap Ketahanan Fiskal Negara

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:54 WITA

Transformasi Gizi Nasional: Menakar Progres, Tantangan, dan Dampak Strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tengah Dinamika Kebijakan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:30 WITA

Menakar Realitas Makan Bergizi Gratis di Bumi Agung: Antara Retorika Nasional dan Tantangan Lokal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:32 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Menakar Kebijakan, Anggaran, dan Dampaknya bagi Masyarakat

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:49 WITA

Tapin: Antara Tambang, Sawah, dan Masa Depan Warganya

Selasa, 23 September 2025 - 11:12 WITA

KAPOLRI MENDAHULUI ATAU “MELAWAN” PRESIDEN?

Berita Terbaru

Opini

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:30 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x