Pelitanusantara.net, Martapura – Pada hari Kamis tanggal 20 Juli 2023, tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat yang didanai oleh dana DIPA hibah PDWA tahun 2023, mengadakan kegiatan pelatihan di aula Kecamatan Martapura Barat. Pelatihan bertemakan “PELATIHAN PADA ORANG AWAM MANAJEMEN TATALAKSANA KORBAN TENGGELAM DENGAN METODE BHD (BANTUAN HIDUP DASAR). Pelatihan ini diikuti oleh setiap perwakilan desa di wilayah Kecamatan Martapura Barat.
Ketua tim pengabdian dr. Ida Yuliana, M.Biomed menjelaskan “pelatihan hidup dasar pada orang awam bertujuan untuk memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan hidup dasar dalam hal menolong korban yang ditemukan dalam keadaan tidak sadar. BHD ini dapat dilakukan oleh orang awam bahkan dalam keadaan sendiri, dengan syarat dan ketentuan berlaku sehingga perlu dilakukan pelatihan ini agar tidak salah dalam melakukan pertolongan” ucap dr. Ida Yuliana.
Bantuan Hidup Dasar merupakan tindakan darurat untuk membebaskan jalan napas, mambantu pernapasan dan mempertahankan sirkulasi darah tanpa menggunakan alat bantu. Tujuannya adalah untuk memperoleh oksigenasi darurat secara efektif ada organ vital seperti otak dan jantung melalui ventilasi buatan dan sirkulasi buatan sampai paru dan jantung dapat memenuhi kebutuhan oksigen tubuhnya sendiri secara normal.
Agar masyarakat semakin mandiri dalam bidang kesehatan khususnya dalam menghadapi kegawatdaruratan dan bencana, maka perlu ditingkatkan pengetahuan dan kemampuannya melalui suatu bentuk pelatihan berupa pelatihan Bantuan Hidup Dasar Bagi Masyarakat Awam agar dapat diperoleh sumber daya manusia yang profesional dan terampil sehingga masyarakat dapat mengenali serta melakukan tindakan pertolongan bagi korban bencana, sakit maupun kecelakaan melalui pemberian Bantuan Hidup Dasar dengan baik dan benar. Oleh karena itu, berdasarkan hal tersebut tentunya diperlukan suatu pelatihan bantuan hidup dasar bagi masyarakat awam yang terstandarisasi dan bermutu.

Narasumber dari pelatihan ini adalah praktisi klinis jantung dari FK ULM dengan dibantu oleh Tim Instruktur UPTD. PSC 119 Intan Banjar Dinas Kesehatan Kab. Banjar yang menyampaikan materi tentang manajemen bantuan hidup dasar dan dilanjutkan pelatihan pada peserta dalam melakukan tindakan tersebut.
Dari kegiatan ini Camat Martapura Barat, H. Ahmad Rabani, AKS.,M.Si berharap kegiatan pelatihan akan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menolong orang di sekitarnya. “Saya sangat senang dengan kegiatan seperti ini, semoga dengan kegiatan pelatihan dari tim FK ULM ini masyarakat lebih memahami pertolongan pertama sehingga secara tidak langsung akan ikut meningkatkan juga derajat kesehatan masyarakat di wilayah Martapura Barat melalui pelatihan BHD ini” ungkap Ahmad Rabani. (Red)















