5. Juana dari Kastila: Cinta Gila yang Tak Berujung
Juana, putri Raja Ferdinand dan Ratu Isabella dari Spanyol, menikah dengan Felipe si Tampan. Ia mencintai suaminya dengan obsesif, meskipun Felipe sering berselingkuh. Setiap kali ia memergoki sang suami menggoda wanita lain, Juana bereaksi keras—menangis, menjerit, bahkan menyakiti diri sendiri.
Setelah Felipe meninggal secara mendadak, Juana menolak menguburkannya. Ia membawa peti mati ke mana pun ia pergi dan kerap membuka peti hanya untuk memastikan jasad suaminya masih ada. Dalam banyak kesempatan, ia berbicara dengan jenazah itu berjam-jam. Publik pun menjulukinya sebagai “Juana la Loca”.
6. Charles II dari Spanyol: Raja Habsburg yang Menantang Logika Medis
Charles II lahir dari hubungan sedarah yang panjang dalam keluarga Habsburg. Sejak kecil, ia menunjukkan gejala kelainan fisik dan mental. Ia nyaris tak bisa mengunyah karena rahangnya tak sejajar, dan hampir selalu sakit.
Menjelang akhir hayatnya, Charles menggali makam keluarga untuk melihat jasad leluhurnya. Ketika ia wafat pada usia 35 tahun, hasil autopsi membuat dokter terkejut: jantungnya sekecil biji merica, paru-parunya berkarat, ususnya membusuk, dan otaknya penuh cairan. Ia tidak memiliki keturunan, yang akhirnya mengakhiri kekuasaan dinasti Habsburg di Spanyol.
Meski tampak glamor di permukaan, kehidupan para bangsawan kadang jauh dari kata normal. Dari raja yang membangun kastil mimpi hingga ratu yang hidup bersama jasad suaminya, sejarah kerajaan dunia menyimpan sisi gelap yang tak banyak diketahui. Kisah-kisah ini mengingatkan kita bahwa kekuasaan, bila jatuh ke tangan yang salah, bisa berujung pada tragedi kemanusiaan dan kegilaan.
Sumber:
Tulisan ini disusun berdasarkan referensi sejarah dari berbagai literatur dan arsip yang membahas tokoh-tokoh kerajaan dunia.
Di antaranya Enfermedades de Los Reyes de España karya Pedro Gargantilla, catatan sejarah Dinasti Valois, dokumentasi tentang Wangsa Habsburg, serta arsip biografi tokoh seperti Ludwig II dari Bavaria dan Juana dari Kastila.
Artikel ini bertujuan untuk memberikan perspektif historis tentang sisi gelap kehidupan bangsawan yang jarang terungkap dalam narasi resmi kekuasaan.
Halaman : 1 2















