Batola – Kabupaten Barito Kuala kembali meraih prestasi. Hery Sasmita, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Barito Kuala, berhasil meraih peringkat Terbaik I dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II.
Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), Muhammad Taufiq, menutup langsung kegiatan pada Kamis (15/10/2026).
Sebanyak 60 pejabat dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan mengikuti PKN Tingkat II. Seluruh peserta lulus, dengan rincian 14 peserta memperoleh predikat Sangat Memuaskan dan 46 peserta memperoleh predikat Memuaskan.
Di antara para peserta, Hery Sasmita berhasil meraih posisi Terbaik I. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Barito Kuala. Selain itu, menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan mendorong inovasi di lingkungan pemerintahan daerah.
Hery Sasmita menyampaikan terima kasih kepada BPSDMD Kalimantan Selatan dan LAN RI. Karena telah menyelenggarakan PKN melalui metode blended learning, yakni kombinasi pembelajaran daring dan luring.
“Sebagai peringkat 1 PKN II, ulun (saya) berterima kasih kepada BPSDMD Kalsel dan LAN RI yang telah menyelenggarakan PKN ini dengan blended learning sehingga proyek perubahan yang kami buat tidak hanya di atas kertas, namun dapat diuji dalam jangka pendek kebermanfaatannya dalam mempermudah pelayanan, lebih-lebih terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat utamanya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa proyek perubahan yang tersusun selama pelatihan harus dapat terimplementasi dan memberikan manfaat nyata. Inovasi yang dihasilkan diharapkan mampu mempermudah pelayanan publik serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Capaian tersebut akan menjadi motivasi bagi aparatur pemerintah daerah lainnya untuk terus mengembangkan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menghadirkan program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Prestasi Hery Sasmita bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi. Akan tetapi, juga menjadi dorongan bagi Kabupaten Barito Kuala untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang inovatif, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.















