Panen Raya Jagung Serentak, Upaya Ketahanan Pangan Mengakar di Tanah Laut

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani memanen jagung saat panen raya serentak Kuartal I 2026 di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Petani memanen jagung saat panen raya serentak Kuartal I 2026 di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut – Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (8/1/2026), menegaskan wajah lain penguatan ketahanan pangan: kolaborasi langsung antara aparat negara dan petani di lapangan.

Kegiatan panen yang berlangsung di lahan binaan Polda Kalimantan Selatan itu menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digerakkan secara simultan di 12 titik se-Kalimantan Selatan. Khusus di Desa Ambungan, panen dilakukan di atas lahan seluas 16 hektare dengan estimasi produksi mencapai 64 ton jagung.

Secara keseluruhan, panen raya serentak kuartal pertama 2026 di Kalimantan Selatan mencakup luasan 44,2 hektare dengan perkiraan hasil panen sekitar 176,8 ton jagung. Capaian tersebut dinilai mencerminkan potensi nyata penguatan sektor pangan berbasis daerah.

Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol. Golkar Pangarso Rahardjo menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam budidaya jagung diarahkan tidak semata pada produksi, tetapi juga pada stabilitas pangan dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Pemanfaatan lahan produktif dan pendampingan kelompok tani menjadi kunci agar hasil panen berkelanjutan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan. Menurutnya, panen raya di Desa Ambungan menjadi gambaran sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan petani dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.

“Pendampingan yang konsisten diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” kata Ricky.

Panen raya jagung serentak ini tidak hanya menandai capaian produksi kuartalan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka menengah memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus menopang target swasembada pangan nasional yang terus didorong pemerintah.

Baca Juga:  Ada Ancaman Lebih Seram, Sri Mulyani Sebut RI Disorot Dunia!

Berita Terkait

Berikut Syarat Penerima BLT Anak Sekolah 2021 untuk Dapatkan Bantuan Rp4,4 Juta bagi Siswa SD, SMP, dan SMA
Ada Ancaman Lebih Seram, Sri Mulyani Sebut RI Disorot Dunia!
Harga BBM Meroket di Tengah Pandemi COVID – 19 yang Masih Menghantui Masyarakat Tanah Air

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:05 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong CFD Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM Tanah Bumbu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:57 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanah Bumbu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:51 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Kukuhkan Paskibraka Angkatan 23 Tanah Bumbu 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:30 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Pacu Pembinaan Atletik Lewat Tanbu Beraksi Run 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:06 WITA

Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Sinergi ULM, 300 Mahasiswa Sukses Jalankan KKN di 19 Desa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:57 WITA

Pemkab Tanbu Ajukan Dua Raperda, Aturan Pilkades dan Perangkat Desa Diubah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:13 WITA

DPRD Tanah Bumbu Bahas Dua Raperda Pemerintahan Desa, Fraksi Soroti Pilkades

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:08 WITA

Jalur Alternatif Batulicin-Banjarbaru Rawan Kecelakaan, DPRD Tanah Bumbu Minta Evaluasi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x