Mahasiswa PMTK Eksplorasi Etnomatematika di Masjid Nurul Amilin Banjarmasin

- Penulis

Selasa, 17 Juni 2025 - 12:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa PMTK Eksplorasi Etnomatematika di Masjid Nurul Amilin Banjarmasin, Senin (16/6/25).

Mahasiswa PMTK Eksplorasi Etnomatematika di Masjid Nurul Amilin Banjarmasin, Senin (16/6/25).

Banjarmasin – Siapa sangka sebuah masjid tua di tengah kota Banjarmasin bisa menjadi laboratorium hidup untuk pembelajaran matematika? Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika (PMTK) Universitas NU Kalimantan Selatan (UNUKASE) membuktikannya lewat ekspedisi ilmiah ke Masjid Nurul Amilin, Senin (16/6/25).

Masjid yang berdiri megah sejak tahun 1942 ini bukan hanya saksi bisu sejarah peradaban Banjar, tetapi juga menyimpan kekayaan etnomatematika, konsep matematika yang melekat dalam seni, budaya, dan arsitektur tradisional.

Dalam kegiatan ini, para mahasiswa yang didampingi dosen dan tokoh masyarakat setempat melakukan pengamatan mendalam terhadap berbagai ornamen dan struktur bangunan masjid. Mereka meneliti pola geometri ukiran kayu ulin, proporsi bangunan, serta simetri dan pola pada kubah yang terinspirasi dari arsitektur Timur Tengah.

“Saya tidak menyangka bangunan bersejarah seperti ini menyimpan begitu banyak unsur matematika. Ukiran, perbandingan ukuran, semuanya menunjukkan pemahaman matematika yang luar biasa dari masa lalu,” ungkap Ikhsan, salah satu mahasiswa PMTK.

Menurut Ketua Prodi PMTK, Azis Muslim, M.Pd, kegiatan ini merupakan bagian dari riset etnomatematika yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa tentang penerapan matematika dalam kehidupan nyata.

Baca Juga:  Pelantikan Rektor UNISKA: UNUKASE Siap Perkuat Sinergi Pendidikan Kalsel

“Matematika bukan hanya tentang angka di papan tulis. Ia juga hidup dalam budaya dan arsitektur, termasuk dalam warisan leluhur kita seperti masjid ini,” ujarnya.

Masjid Nurul Amilin sendiri dibangun di atas tanah wakaf milik Haji Talib dan hingga kini tetap menjadi pusat aktivitas keagamaan warga Kelayan B. Keaslian bangunannya masih terjaga, terutama lewat penggunaan kayu ulin sebagai bahan utama.

Kunjungan ini pun mendapat sambutan hangat dari pengurus masjid. Ketua Pengelola Masjid Nurul Amilin, H. Muhammad Idris, S.H.I, menyampaikan apresiasi dan harapan besar.

“Kami bangga dan bersyukur anak muda datang untuk meneliti dan memahami nilai sejarah masjid ini. Semoga bisa menjadi warisan intelektual dan spiritual bagi generasi mendatang,” katanya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa tempat ibadah tidak hanya berfungsi spiritual, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan pelestarian budaya. Dengan menelusuri etnomatematika di Masjid Nurul Amilin, mahasiswa tidak hanya belajar ilmu pasti, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah dan kearifan lokal.

Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga laboratorium budaya dan matematika yang kaya nilai! (humas unukase/mpd)

Berita Terkait

Monev MUI Pusat di Kalsel: Ukur Capaian Program, Perkuat Organisasi Hadapi Tantangan Zaman
Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas
Warga RT 64 Teluk Dalam Terima Bantuan Air Bersih dan Tandon dari PT Air Minum Bandarmasih
FKP Kalsel Dorong UMKM Naik Kelas, 50 Pemuda dan Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan
Prof KH Asep Saifuddin Halim Lantik Pengurus JKSN Kalimantan Selatan, Syahruddin Resmi Menjabat Ketua
Mutu Pendidikan Diakui Nasional, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Raih Akreditasi “Baik Sekali” dari LAMDIK
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Sukses Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK
Pelantikan Dewan Direksi LPPOM Kalsel. Rektor UNUKASE Turut Hadiri Acara

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:22 WITA

Mewujudkan Bumi Tuntung Pandang yang Berkarakter: MTQ ke-48 Tanah Laut Resmi Dibuka

Selasa, 15 September 2026 - 08:58 WITA

Korban KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Batakan Baru hingga Tabanio

Senin, 7 September 2026 - 16:56 WITA

Maulid Nabi di Guntung Besar, Wabup Tanah Laut Tekankan Silaturahmi dan Kebersamaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:30 WITA

Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:23 WITA

Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WITA

HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas

Berita Terbaru

Ratusan mahasiswa baru UNUKASE resmi memulai langkah pertama mereka sebagai mahasiswa melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru

Banjar

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:49 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x